Kemeriahan para penumpang dan pengelola Bandara dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional, Senin (4/8/2017). (@TangerangNews2017 / Ray)
TANGERANGNEWS.com-Seluruh penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta tepat pada Senin (4/8/2017) mendapat kejutan dari pengelola Bandara tersebut. Hal itu berkaitan dengan Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada hari ini.
Sejumlah souvenir dan jamuan kopi pun diberikan secara cuma - cuma kepada para penumpang. Bahkan, para penumpang baik di Terminal 1, 2 dan 3 mendapat kejutan dengan flashmob.
Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT Angkasa Pura II, Ituk Herarindri menjelaskan, Bandara Soekarno-Hatta total dalam memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa atau pelanggannya.
“Kita dihari pelanggan ini telah bekerja sama dengan seluruh stakeholder, dari Otoritas Bandara, Polres Bandara, Kantor Kesehatan Pelabuhan sampai Bea Cukai dan Karantina, bahkan pihak tenan pun kita ajak untuk menyambut para pelanggan,”ujarnya.
Tampak kemeriahan terjadi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Para penumpang yang terkejut dengan adanya flashmob langsung ikut bergabung untuk menari. Mereka mengaku senang karena menyenangkan.
”Ini sangat menyenangkan buat kami, baru turun dari pesawat langsung olahraga,” ujar Danu Kirbo penumpang dari Makassar saat ditemui di Terminal 3.(DBI)
Kekerasan terhadap anak tengah marak terjadi di Provinsi Banten, termasuk kasus perundungan pelajar di wilayah Tangerang Selatan yang tengah menjadi sorotan belakangan ini.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menuntut pidana mati terhadap dua terdakwa kasus narkotika, Dian Laratana Harahap bin Ahmad Tohir Harahap dan M. Salim bin H. Saumin (Alm.).
Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""