Connect With Us

Ketahuan pakai Paspor Palsu, WN Pakistan Ditahan di Bandara Soekarno Hatta

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 17 Oktober 2017 | 16:00

Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta Mengamankan Dua warga negara asing (WNA) kedapatan menggunakan paspor palsu. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dua warga negara asing (WNA) asal Pakistan diamankan petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta, saat baru tiba di Terminal 2, Selasa (17/10/2017) pagi. Pasalnya, mereka kedapatan menggunakan paspor palsu saat transit di Indonesia.

Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soetta, Enang Syamsi mengatakan, kedua warga Pakistan tersebut diantaranya Gulzar Wasif, 30, dan Fahira Riaz, 25. Mereka terbang dari negara asalnya dengan menggunakan pesawat Lion Air JT-285 dan tiba di Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 08.40 WIB.

“Keduanya ketahuan saat pemeriksaan di konter imigrasi. Saat diwawancara singkat oleh petugas, ada data di paspor yang janggal,” kata dia.

Kejanggalan tersebut ditemukan pada halaman biodata. Kemudian keduanya diserahkan ke petugas lain untuk dilakukan wawancara lebih dalam.

“Dari hasil pendalaman, ketebalan lembaran biodata tidak seperti biasanya, dan potongan di sisi halaman tersebut juga tidak rata. Kalau tanda atau cap pendaratan dan cap bertolak pada paspor itu diduga palsu,” ujar Enang.

Menurut Enang pada paspor tersebut terdapat tanda tangan pemilik. Namun ketika petugas meminta yang bersangkutan untuk mengulang tanda tangan terlihat sangat jauh berbeda. Petugas pun tak mau kecolongan, barang bawaan WNA tersebut langsung digeledah. Dan ditemukan paspor yang dikeluarkan negara Pakistan.

“Dalam kopernya kami menemukan paspor Pakistan dan cap kedatangan serta keberangkatan yang asli,” kata Enang.

Kepada petugas, WNA tersebut mengaku mendapatkan paspor UK palsu dari seorang WN India yang berada di Malaysia. Rencananya kedua WN Pakistan itu akan bertolak ke Vancouver, Kanada pada Selasa (17/10/2017) melalui Indonesia menggunakan pesawat China Airlines CI672. 

“Indonesia hanya dijadikan tempat transit. Setelah dilakukan koordinasi, diputuskan untuk melakukan penolakan pemberian izin masuk dan memulangkan yang bersangkutan ke embarkasi awal yaitu Kuala Lumpur dengan pesawat Lion Air JT-286 pukul 21.00 WIB,” paparnya.(RAZ/HRU)

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

KOTA TANGERANG
Kota Tangerang Bakal Atur Zonasi dan Izin Toko Modern Agar Tidak Ganggu Usaha Kecil

Kota Tangerang Bakal Atur Zonasi dan Izin Toko Modern Agar Tidak Ganggu Usaha Kecil

Jumat, 25 September 2026 | 22:05

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mendorong percepatan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill