Connect With Us

1,1 Kg Sabu Pecah dalam Perut, WN Nigeria Tewas di Bandara Soekarno Hatta

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 17 Oktober 2017 | 17:00

Kasat Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Martua Raja saat memberikan keterangan terkait WNA asal Nigeria yang menyembunyikan sabu-sabu didalam perutnya, Selasa (17/10/2017). (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan kapsul yang berisikan sabu-sabu pecah di dalam perut warga negara asing (WNA) asal Nigeria berinisial NCC, saat hendak dikeluarkan di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang. Akibatnya tersangka pun tewas.

Peristiwa itu terjadi saat NCC yang ditangkap petugas Bea Cukai karena mencoba menyelundupkan sabu, dibawa untuk  mengelurakan barang haram tersebut dari dalam perutnya, Selasa (17/10/2017).  

“Sabu yang dikemas dalam 97 butir kapsul dengan berat 1,1 Kg tersebut sebelumnya ditelan tersangka sebelum terbang ke Indonesia,” katanya Kasat Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Martua Raja, Selasa (17/10/2017).

Untuk mengeluarkan sabu tersebut, tersangka diminta menelan obat pencahar agar buang air besar. Namun dalam proses tersebut tersangka NCC sangat tidak kooperatif. Mulanya NCC mengeluarkan sebanyak 22 butir kapsul dari dalam perutnya. Setelah berselang dua hari, NCC mengeluarkan lagi sebanyak 45 butir kapsul.

"Karena tersangka yang tidak kooperatif itu, NCC memilih untuk tidak mengeluarkan sisa kapsul sabu yang masih ada diperutnya . Dia pun sempat melakukan perlawanan terhadap petugas," ujar Kompol Martua.

Akibatnya, sisa kapsul tersebut pecah didalam perutnya sehingga menyebabkan NCC meninggal dunia "Tim dokter pun melakukan tindakan pembedahan dan mengambil sisa kapsul di dalam perutnya itu," tambah dia.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill