Connect With Us

Sebulan, Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan 5 Penyelundupan

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 17 Oktober 2017 | 18:00

Sembilan tersangka kasus upaya penyelundupan Narkotika yang berhasil diamankan Aparat Kepolisian Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (17/10/2017). (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com- Selama satu bulan, dari September hingga Oktober. Tim Bea Cukai Soekarno-Hatta berhasil gagalkan lima upaya penyelundupan Narkotika yang ada di Bandara Soekarno-Hatta.

Upaya penyelundupan narkotika seolah tidak mengenal kata jera. berbagai modus dilakukan untuk mengelabuhi petugas dan aparat penegak hukum yang berusaha memberantas peredaran barang haram itu.

Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Erwin Situmorang mengatakan, dalam operasi yang bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polres Bandara Soekarno-Hatta, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti yang di gabungkan itu total sebanyak 2.214 gram sabu-sabu, 105 gram FUB-AMB, 896 gram Hashish alias ganja, dan 461 ketamine.

Dari penindakan lima kasus penyelundupan narkoba ini menambah daftar penindakan narkotika, dari prekursor (NPP) di Bandar Udara Soekarno-Hatta.

"Sepanjang Januari hingga awal Oktober 2017 ini Bea Cukai Soekarno-Hatta jika digabungkan dalam daftar yakni telah menindak 84 kasus upaya penyelundupan Narkotika," ujar Erwin Situmorang, Selasa (17/10/2017).

Dalam jangka waktu satu bulan itu, pihaknya telah meringkus sembilan tersangka dan satu orang pelaku tewas ulah perbuatanya sendiri.

Sembilan tersangka yang berhasil diamankan diantaranya adalah, AWM dan NCC ditangkap setelah menelan kapsul berisi sabu sebanyak 97 kapsul dengan berat total 1.102 gram.  Namun NCC tewas akibat sisa kapsul sabu yang ada ditubuh itu pecah.

MH, ZR, YP, Mi, dan MDM dengan barang bukti FUB-AMB seberat 51 gram beserta 21 bungkus tembakau gorila, lalu tersangka B membawa ganja herbal (hasish) seberat 896 gram dan kemudian SH kedapatan membawa Shabu seberat 461 gram.

"Itu semua atas buah hasil kami bekerjasama dengan BNN dan Polres Bandara, namun tidak sampai disitu kami juga akan terus bekerja keras dengan pengawasan yang super ketat," tutup Erwin.(DBI/HRU)

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill