Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com – Armada taksi online di Bandara Soekarno-Hatta dikeluhkan pengguna jasa karena kurangnya unit. Hal itu dikatakan sejumlah pengguna jasa saat ditemui di Terminal 1A, bandara tersebut.
Layanan taksi online dari Grab yang bernaung di bawah Induk Koperasi Kepolisian (Inkoppol) resmi beroperasi di area Bandara Soekarno-Hatta sejak Senin (23/10/2017) siang kemarin.
"Aneh suruh nunggu satu jam. Katanya armadanya baru ada 60 unit, ini kok terbatas sekali," kata Rinda salah seorang pengguna jasa yang terpaksa harus membatalkan pemesanan taksi online.
Menurut dia, seharusnya di tiap booth sudah tersedia minimal tiga unit taksi online yang terparkir untuk bersiap mengangkut penumpang. “Kalau lama seperti ini saya pesan dari aplikasi ponsel saya saja, provider yang beda,” ujarnya.
Layanan taksi online resmi di Bandara Soekarno-Hatta baru dari Grab selaku perusahaan penyedia jasa transportasi online. Cara pemesanannya berbeda dengan metode pemesanan taksi online biasanya, penumpang yang mau pakai jasa taksi online resmi harus memesan di booth yang tersedia di tiap terminal.
Di sana, petugas booth membantu memesankan unit taksi online dan mencarikan pengemudinya. Tidak ada perbedaan biaya perjalanan karena hitungannya sama dengan saat memesan pakai aplikasi, tetapi penumpang dibebankan biaya tiket angkutan di area bandara yang besarannya disesuaikan dengan estimasi jarak perjalanan, mulai dari Rp 7.500 sampai Rp 10.000.(DBI/HRU)
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGCristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews