Connect With Us

Armada Terbatas, Layanan Taksi Online di Soekarno-Hatta Belum Maksimal

Ray | Selasa, 24 Oktober 2017 | 17:00

Pengguna jasa Armada taksi online di Bandara Soekarno-Hatta. (@TangerangNews.com / Ray)

TANGERANGNEWS.com – Armada taksi online di Bandara Soekarno-Hatta dikeluhkan pengguna jasa karena kurangnya unit. Hal itu dikatakan sejumlah pengguna jasa saat ditemui di Terminal 1A, bandara tersebut.

Layanan taksi online dari Grab yang bernaung di bawah Induk Koperasi Kepolisian (Inkoppol) resmi beroperasi di area Bandara Soekarno-Hatta sejak Senin (23/10/2017) siang kemarin.

"Aneh suruh nunggu satu jam. Katanya armadanya baru ada 60 unit, ini kok terbatas sekali," kata Rinda salah seorang pengguna jasa yang terpaksa harus membatalkan pemesanan taksi online.

Menurut dia, seharusnya di tiap booth sudah tersedia minimal tiga unit taksi online yang terparkir untuk bersiap mengangkut penumpang. “Kalau lama seperti ini saya pesan dari aplikasi ponsel saya saja, provider yang beda,” ujarnya.

Layanan taksi online resmi di Bandara Soekarno-Hatta baru dari Grab selaku perusahaan penyedia jasa transportasi online. Cara pemesanannya berbeda dengan metode pemesanan taksi online biasanya, penumpang yang mau pakai jasa taksi online resmi harus memesan di booth yang tersedia di tiap terminal.

Di sana, petugas booth membantu memesankan unit taksi online dan mencarikan pengemudinya. Tidak ada perbedaan biaya perjalanan karena hitungannya sama dengan saat memesan pakai aplikasi, tetapi penumpang dibebankan biaya tiket angkutan di area bandara yang besarannya disesuaikan dengan estimasi jarak perjalanan, mulai dari Rp 7.500 sampai Rp 10.000.(DBI/HRU)

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill