Connect With Us

Antisipasi Ledakan, Pergudangan Bandara Mas Tangerang Dicek

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 6 November 2017 | 17:00

Kapolsek Neglasari Kompol Ubaidilah, Danramil 02 Batu Ceper Mayor Kav Imam Purwanto, dan Sekcam Neglasari Rifki mengecek kawasan pergudangan di Bandara Mas, Senin (06/11/2017). (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Antisipasi peristiwa meledaknya gudang petasan seperti di Kosambi terulang kembali, Kapolsek Neglasari mengecek beberapa pergudangan yang ada di Bandara Mas, Senin (06/11/2017).

Kapolsek Neglasari Kompol Ubaidilah mengatakan, kegiatan ini diikuti Danramil 02 Batu Ceper Mayor Kav Imam Purwanto, Sekcam Neglasari Rifki dan pengurus pergudangan.

Sebelum melakukan pengecekan, mereka menggelar apel pagi terdahulu di depan Kantor Pemasaran Bandara Mas Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

“Pengecekan diikuti 41 personil dari jajaran Polsek Neglasari 16 personil, Koramil tujuh personil, Trantib Neglasari 10 personil dan Satpam Pergudangan Bandara Mas 8 personil,” ujar Kapolsek.

Dikatakannya lagi, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi kejadian meledaknya gudang petasan di Kosambi, sekaligus melaksanakan atensi dari Kapolres Metro Tangerang Kota.

"PT Bintang Jaya Baharriski di Blok S No 17 adalah pabrik selai roti, Gudang Baut di Blok T No 7 adalah gudang baut, gudang tersebut yang kami cek," ucap Kapolsek.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

KOTA TANGERANG
Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Senin, 6 Juli 2026 | 22:01

Tim Opsnal Polsek Jatiuwung Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan dan pemerasan yang dilakukan komplotan polisi gadungan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill