Connect With Us

Ini Cara Agar Tak Terjebak Antrean Panjang Saat Check In di Bandara Soekarno-Hatta

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 10 November 2017 | 10:00

Check in Mandiri di Terminal 1 C Bandara Soekarno-Hatta. (@TangerangNews 2017 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Para pengguna jasa yang hanya membawa bagasi di dalam kabin di Terminal 1C, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai hari ini Jumat 10 November 2017 tidak perlu lagi mengantre untuk check in. Penumpang dapat menggunakan fasilitas baru yang telah disediakan PT Angkasa Pura II (Persero).

SCP1
Fasilitas modern tersebut adalah self check in mandiri. Terdapat 12 unit self check in mandiri telah dipasang untuk penumpang rute domestik Batik Air dan Citilink. Executif General Manager, Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan mengatakan, self check-in kiosk ini merupakan salah satu upaya PT Angkasa Pura II untuk meningkatkan pelayanan kepada para penumpang.

“Kami optimistis fasilitas baru ini akan mengurangi antrean di check-in counter yang juga berdampak kepada semakin mudah dan cepatnya proses keberangkatan bagi penumpang sehingga dapat berdampak juga pada on time performance bandara maupun maskapai,” ujarnya.

 Shopping

Bagaimanakah alur check in mandiri tersebut?

 



Proses check in mandiri diawali dengan mendatangi self check in counter yang telah tersedia. Ketika berada di self check in counter tersebut, PT Angkasa Pura II telah mempersiapkan petugas customer service di area itu untuk membimbing penumpang dalam menggunakan self check in.
eskalator
Adapun menu dalam self check-in kiosk ini penumpang diminta memilih maskapai, Batik Air atau Citilink. Setelah itu akan tampil menu pilih Bahasa. Kemudian muncul tombol check-in. Penumpang lalu diminta memasukan nama akhiran atau nama belakang. Pengguna jasa lalu memasukan kode boking hingga nama penumpang muncul dan terakhir tekan tombol cetak atau print.   

ok

Setelah boarding pass didapat, penumpang tidak perlu lagi masuk ke dalam antrean security check point (SCP 1) atau pemeriksaan X-ray yang ada di ruang keberangkatan. Pengguna jasa dapat langsung ke anjungan atau ke Shopping Arcade yang yang berada di sebelah kanan. Pengguna jasa dapat menaiki tangga pada anjungan atau dapat juga menggunakan eskalator.

SCp

Penumpang kemudian masuk untuk diperiksa di security check point (SCP 1). Setelah melintasi pemeriksaan awal, jika jadwal flight masih panjang,  penumpang bisa bersantai di area Shopping Arcade. Karena terdapat sejumlah restoran dan retail di sana. Kemudian penumpang melakukan pemeriksaan X-ray  kedua dan kemudian menunggu di boarding lounge.

retail

TANGSEL
7 Ditangkap, Polisi Masih Buru 2 Tersangka Pembunuhan Prajurit TNI AD di Kelapa Dua

7 Ditangkap, Polisi Masih Buru 2 Tersangka Pembunuhan Prajurit TNI AD di Kelapa Dua

Senin, 27 Juli 2026 | 17:59

Polres Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang mengakibatkan gugurnya personel TNI Angkatan Darat (AD), Prada ABS, 21 di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang

BANTEN
Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:04

Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

WISATA
Festival Cisadane 2026 Pecahkan Rekor Hampir 140 Ribu Pengunjung, Dongkrak Perputaran Uang Rp10,63 Miliar

Festival Cisadane 2026 Pecahkan Rekor Hampir 140 Ribu Pengunjung, Dongkrak Perputaran Uang Rp10,63 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 | 10:06

Festival Cisadane 2026 mencatatkan capaian yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Selama lima hari pelaksanaan, ajang budaya tahunan di Kota Tangerang itu berhasil menarik sekitar 139.682 pengunjung

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill