Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com-Para pengguna jasa yang hanya membawa bagasi di dalam kabin di Terminal 1C, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai hari ini Jumat 10 November 2017 tidak perlu lagi mengantre untuk check in. Penumpang dapat menggunakan fasilitas baru yang telah disediakan PT Angkasa Pura II (Persero).
Fasilitas modern tersebut adalah self check in mandiri. Terdapat 12 unit self check in mandiri telah dipasang untuk penumpang rute domestik Batik Air dan Citilink. Executif General Manager, Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan mengatakan, self check-in kiosk ini merupakan salah satu upaya PT Angkasa Pura II untuk meningkatkan pelayanan kepada para penumpang.
“Kami optimistis fasilitas baru ini akan mengurangi antrean di check-in counter yang juga berdampak kepada semakin mudah dan cepatnya proses keberangkatan bagi penumpang sehingga dapat berdampak juga pada on time performance bandara maupun maskapai,” ujarnya.

Bagaimanakah alur check in mandiri tersebut?


Setelah boarding pass didapat, penumpang tidak perlu lagi masuk ke dalam antrean security check point (SCP 1) atau pemeriksaan X-ray yang ada di ruang keberangkatan. Pengguna jasa dapat langsung ke anjungan atau ke Shopping Arcade yang yang berada di sebelah kanan. Pengguna jasa dapat menaiki tangga pada anjungan atau dapat juga menggunakan eskalator.

Penumpang kemudian masuk untuk diperiksa di security check point (SCP 1). Setelah melintasi pemeriksaan awal, jika jadwal flight masih panjang, penumpang bisa bersantai di area Shopping Arcade. Karena terdapat sejumlah restoran dan retail di sana. Kemudian penumpang melakukan pemeriksaan X-ray kedua dan kemudian menunggu di boarding lounge.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews