Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z
Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16
Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
TANGERANGNEWS.com - Bandara Soekarno-Hatta merupakan gerbang pintu dunia. Banyak yang datang dan perg i pintu itu. Namun, dalam aktifitas tersebut, ada penumpang yang sekaligus membawa barang haram.
Seperti seorang penumpang berinisial ZK, 32. Dia diamankan petugas Aviation Security (Avsec) lantaran kedapatan membawa 4 bungkus Sabu di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Rabu (22/11/2017).
ZK akan berangkat menuju Jayapura dengan menumpangi pesawat Citilink QG-700. Pada saat dia memasuki Terminal 1C dirinya diperiksa oleh petugas Avsec di area Security Check Point (SCP) dan ditemukan benda mencurigakan.
Security, Rescue & Fire Fighting Senior Manager Bandara Soekarno Hatta, Tommy Hadi Bawono menjelaskan, bermula dari penemuan petugas berupa benda yang diduga bong (alat isap sabu) dari saku penumpang tersebut.
"Saat dilakukan pemeriksaan, petugas kami menemukan bong di dalam bungkus rokok milik yang bersangkutan," kata dia, Rabu (22/11/2017) malam.
Akibat penemuan itu, petugas pun melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap ZK. Petugas kemudian menemukan 4 bungkus Sabu yang disembunyikan di tempat terpisah di badan penumpang tersebut.

Barang Bukti Sabu.
"Kemudian dilakukan pemeriksaan badan lebih lanjut oleh petugas, dan ditemukan 4 bungkus plastik berisi serbuk yang diduga sabu dengan rincian 1 bungkus di celana dalam depan, 1 bungkus di celana dalam belakang, 1 bungkus di kaus kaki kanan dan 1 bungkus di kaus kaki kiri," ungkap Tommy.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, warga Dusun Koto Ijo, Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau ini terpaksa mendekam di sel tahanan Mapolresta Bandara Soekarno Hatta.
"Selanjutnya penumpang tersebut diserahkan kepada piket Sat Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta guna proses lebih lanjut," ucap Tommy.(RAZ/HRU)
Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
TODAY TAGDalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews