Connect With Us

Luncurkan e-Manifest, Imigrasi Bandara Soekarno Hatta Lebih Mudah Deteksi Penumpang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 24 November 2017 | 18:00

Kepala Imigrasi Bandara Soekarno Hatta, Enang Supriyadi Syamsi saat memberikan keterang kepada awak media, Jumat (24/11/2017). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com -Dalam rangka mempermudah melakukan penindakan serta pengawasan lalu lintas data penumpang di Bandara Soekarno Hatta, Imigrasi Bandara Soekarno Hatta meluncurkan program aplikasi e-Manifest.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Imigrasi Bandara Soekarno Hatta, Enang Supriyadi Syamsi pada saat mensosialisasikan program e-Manifest di Hotel Bandara Soekarno Hatta, Jumat (24/11/2017). Menurutnya program ini sangat diperlukan, terutama dalam segi pelayanan keamanan penegakan hukum.

"e-Manifest bermanfaat untuk fungsi kerja kami. Dengan adanya aplikasi ini, kami tidak perlu ribet - ribet bawa hard copy data penumpang maskapai untuk pengawasan. Sekarang datanya melalui elektronik saja dan mudah diakses," kata dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan, bahwa data penumpang yang keluar masuk ke Indonesia (Bandara Soekarno-Hatta) ini cukup dengan elektronik dan dikirimkan kepada Kantor Imigrasi melalui bidang Wasdakim.

"Penerbangannya semisalkan 200 orang terdiri dari asal mana saja dan kami nanti melalui elektronik itu akan mudah deteksi data-data penumpang yang boleh dan tidak diizinkan terbang," ujarnya.

Kabid Pengawasan dan Penindakan Imigrasi Bandara Soekarno Hatta Barron Ichsan menambahkan, cara kerja dari e-Manifest ini. Pihaknya bersinergi dengan sejumlah maskapai yang mengirim data penumpang, setelah itu diolah oleh petugas Imigrasi.

"Kebijakannya, hanya orang asing yang bermanfaat yang bisa masuk, tidak berbahaya, taat aturan, dan orang asing yang sesuai dengan tujuannya," ungkap dia.

Barron menyebutkan, kalau tidak sesuai dengan persyaratan dan kriteria, orang asing tersebut tidak akan kami izinkan masuk ke Indonesia. "Setiap orang asing yang tidak memenuhi persyaratan bakal dibawa pulang lagi," paparnya.(RAZ/HRU)

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

KAB. TANGERANG
24 KDMP di Kabupaten Tangerang Terkendala Pasokan Komoditas

24 KDMP di Kabupaten Tangerang Terkendala Pasokan Komoditas

Senin, 18 Mei 2026 | 20:41

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tangerang hingga kini masih mengalami hambatan dalam distribusi komoditas maupun kebutuhan pokok guna mendukung operasional koperasi pada tingkat desa.

TANGSEL
3 Tukang Parkir Keroyok Sekuriti Supermarket di Pamulang Gegara Tidak Dipinjamkan Motor

3 Tukang Parkir Keroyok Sekuriti Supermarket di Pamulang Gegara Tidak Dipinjamkan Motor

Senin, 18 Mei 2026 | 21:24

Tiga orang tukang parkir melakukan pengeroyokan terhadap petugas keamanan di Supermarket Superindo Gaplek, Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang. Aksi kekerasan itu dipicu masalah sepele, yakni tidak dipinjamkan sepeda motor.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill