Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah
Selasa, 17 Februari 2026 | 18:06
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TANGERANGNEWS.com-VP Public Relation PT KAI Agus Komarudin mengatakan kereta Bandara Soekarno Hatta akan segera di uji cobakan pada Sabtu (25/11/2017).
"Besok uji cobanya sekitar pukul 13.00 WIB," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (24/11/2017).
Kereta Bandara Soekarno Hatta memang akan segera diresmikan oleh Presiden Jokowi Dodo untuk kemudian dioperasikan pada awal Desember 2017 mendatang. Namun, terkait uji coba yang akan dilakukan esok hari, Agus menyebut hal itu tak bisa dilihat oleh umum.
"Uji coba kami lakukan tertutup, karena ini soal teknis," ucapnya.
Lebih lanjut Agus menjabarkan, bahwa aturan main dalam proses uji coba itu. Pihaknya langsung mengerahkan kereta bandara tersebut untuk melaju dijalur yang sudah dibangun. "Kami langsung jalankan kereta bandara sebanyak enam gerbong," kata Agus.
Menurutnya, kereta bandara ini melintas di mulai dari Stasiun Dukuh Atas Sudirman, di lanjut ke Stasiun Duri, lalu singgah di Stasiun Batuceper, dan berakhir di Stasiun Bandara Soekarno Hatta.
"Proses uji coba pertama kali ini tidak menggunakan penumpang. Di dalam kereta hanya ada teknisi saja. Ini hanya untuk menguji jalur yang dilalui," ungkapnya.
Setelah uji coba, baru lah dilakukan evaluasi. Sehingga dapat ditemukan langsung ganjalan atau hambatan di lapangan pada proses uji coba tersebut.
Saat disinggung mengenai pembangunan jalur yang belum rampung, Agus pun menanggapinya dengan santai, dan memang terlihat bahwa jalur tersebut belum sepenuhnya jadi.
Titiknya ada di perlintasan Jalan Daan Mogot, Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Akses jalur yang baru terpasang hanya satu lintasan. Padahal disediakan dua jalur pada pembangunan proyek ini.
"Itu nanti bisa kami lihat uji cobanya. Makanya hanya dugunakan satu lintasan dulu," papar Agus.(RAZ/HRU)
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TODAY TAGPopulasi biota laut seperti ikan, udang, kerang di pesisir Utara Kabupaten Tangerang menurun akibat pencemaran bahan kimia dari aliran Sungai Cisadane.
Krisis sampah di Indonesia sudah masuk tahap darurat. Tak hanya berurusan dengan hukum negara, kini warga yang nekat membuang sampah sembarangan juga harus berhadapan dengan hukum agama.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews