Connect With Us

Pasca Bom Surabaya, Menhub Pastikan Keamanan Bandara Soekarno-Hatta

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 13 Mei 2018 | 16:00

| Dibaca : 369

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendatangi Bandara Soekarno-Hatta Minggu (13/5/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendatangi Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang untuk mengecek dan memastikan keamanannya pasca insiden pengeboman di Surabaya.

Budi Karya tiba pada Minggu (13/5/2018) siang. Dia didampingi Direktur Angkasa Pura II Muhammad Awalludin, Eksekutif General Manager Bandara Soekarno-Hatta M Suriawan Wakan, Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi dan Dandim 05/06Tgr Letkol Inf Gogor AA.

Saat tiba di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Budi Karya memberi arahan kepada ratusan personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI dan Polri.

Budi Karya mengatakan, bangsa yang besar dan berbudaya tentu harus melawan segala bentuk kegiatan teror.

"Kita harus selalu siap. Untuk semua yang hadir mari kita jaga bersama Bandara Soekarno-Hatta seluruhnya untuk keamanan bangsa," ujarnya di hadapan para personel.

Budi Karya meyakini bahwa keamanan di Bandara Soekarno-Hatta akan selalu kondusif dan bisa terhindar dari ancaman teror.

Budi Karya juga meminta kepada petugas agar memberikan tindakan tegas kepada setiap orang yang mencurigakan.

"Saya yakin TNI, Polri orang terbaik di Indonesia kita mampu untuk menjaga bandara ini tetap aman. Berikanlah rasa aman kepada semua pengunjung dengan kasih sayang. Lakukan tindakan tegas kepada setiap mereka-mereka yang mencurigakan. Marilah kita awasi segala gerak yang mencurigakan," paparnya.

Setelah mengecek persiapan personel, Budi Karya pun langsung turun langsung untuk melakukan pemeriksaan dan situasi di dalam Terminal 1, 2, dan 3.

Sementara M Suriawan Wakan menuturkan, ratusan petugas gabungan pun telah diterjunkan dan tersebar untuk mengamankan area Bandara Soekarno-Hatta. Terlebih objek-objek vital juga telah diperketat.

"Petugas kita tempatkan di titik objek vital, seperti tower, kereta bandara, terminal-terminal. Kekuatan personel bertambah dari 500 sampai 700 personel ditambah Gegana," katanya.

Sejumlah personel yang menuntun K9 atau Anjing pelacak juga telah bersiap siaga. Hingga kini, Wakan memastikan bahwa keamanan di seluruh area Bandara Soekarno-Hatta tetap kondusif.

"Situasi keamanan kondusif, kami selalu akan ciptakan situasi ini. Kemudian kami mengamati gerak-gerik orang, ada orang yang memegang ransel menutupi wajah akan menanyainya dan langsung ditindaklanjuti jika membahayakan," paparnya.(RAZ/RGI)

TOKOH
Jurnalis Tangerang ini Mendongeng hingga ke Lampung Selatan

Jurnalis Tangerang ini Mendongeng hingga ke Lampung Selatan

Minggu, 13 Mei 2018 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Budi Sabarudin, salah satu jurnalis Tangerang selain berprofesi sebagai pewarta juga dikenal sebagai pendongeng. Bahkan kiprah pria yang akrab disapa Budi Euy ini telah merambah hingga ke Lampung Selatan.

BISNIS
ITC Shopping Festival 2018, Belanja Langsung Berhadiah Total Rp1,25 Miliar

ITC Shopping Festival 2018, Belanja Langsung Berhadiah Total Rp1,25 Miliar

Rabu, 23 Mei 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-ITC Group menyelenggarakan ITC Shopping Festival (ISF) 2018. Dalam even ini, ITC bekerja sama dengan Bank BCA menghadirkan program Belanja Untung dan Super Sale

BANTEN
Kubu Oso Menang Gugatan, Hanura Banten Terus Konsolidasi

Kubu Oso Menang Gugatan, Hanura Banten Terus Konsolidasi

Kamis, 17 Mei 2018 | 23:00

TANGERANGNEWS.com-Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Banten merasa lega atas putusan majelis hakim Pengadilan Tata

MANCANEGARA
Ajaib, Kakek di India Makan Pasir Selama 40 Tahun

Ajaib, Kakek di India Makan Pasir Selama 40 Tahun

Jumat, 23 Maret 2018 | 09:00

TANGERANGNEWS.com-Demi alasan kebugaran, seseorang akan mengonsumsi makanan empat sehat lima sempurna. Yang jelas harus ada kandungan karbohidrat, protein dan serat. Namun, apa yang dilakukan oleh seorang kakek di India sangatlah beda.

"Penderitaan terburuk dalam hidup bukanlah dengan kalah, kehilangan sesuatu maupun kemalangan yang menimpa, melainkan rasa takut akan sesuatu dan kemudian ketakutan itu tak pernah terlepas dari diri Anda."

Anonim