Connect With Us

Objek Vital, Bandara Soekarno-Hatta Siaga Satu

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 13 Mei 2018 | 18:00

Terlihat para personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan Aviation Security telah diterjunkan untuk meningkatkan keamanan di area Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (13/5/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 3.000 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan Aviation Security telah diterjunkan untuk meningkatkan keamanan di area Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (13/5/2018).

Pengetatan keamanan tersebut terkait dengan  insiden pengeboman yang terjadi di tiga Gereja di Surabaya yang menewaskan belasan korban jiwa dan puluhan korban luka-luka.  

"Kita semua turut prihatin dan kami meningkatkan pelayanan keamanan kegiatan selama ini baik berupa patroli gabungan hingg skala besar mulai hari peningkatan penebalan keamanan. Bandara Soekarno-Hatta statusnya siaga satu," ujar Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan.

Kapolres menjelaskan, rincian daripada personel gabungan tersebut merupakan kerja sama antara TNI, Polri, dan Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Soekarno-Hatta.

Menurutnya, Polri menerjunkan 700 personel dan TNI mengerahkan 300 personel yang dipadukan dengan senjata lengkap. Sementara 2.000 personel Avsec juga telah bersiap-siaga.

"Selama ini sudah jalan bantuan dari TNI, Polri dan Avsec untuk segera melakukan penambahan personel. Objek-objek vital juga telah dijaga ketat. Dan untuk hari ini ada dua ekor K9 atau Anjing pelacak," ungkapnya.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awalludin menuturkan, skema peningkatan pemeriksaan pengawasan juga sangatlah ketat di Bandara Soekarno-Hatta.  

"Peningkatan pemeriksaan pengawasan kami perketat. Randome chek   diintensifkan sampai dengan enam kali yang biasanya hanya empat kali," ujarnya.

Penerapan skema keamanan tersebut juga diberlakukan pada seluruh bandara yang dikelolanya.

"Ya mulai tadi pagi saya sudah mengintruksikan seluruhnya ada 14 bandara yang kurang lebih skemanya sama,  ada pengetatan, ada peningkatan randome chek hingga penebalan personel," tuturnya.(DBI/RGI)

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

HIBURAN
Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Senin, 8 Juni 2026 | 05:11

Festival Cisadane 2026 kembali masuk dalam agenda budaya tahunan Kota Tangerang dan akan berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026.

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill