Connect With Us

Kereta Bandara Soekarno-Hatta-Bekasi Diuji Coba

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 31 Mei 2018 | 09:00

| Dibaca : 4003

Sejumlah pejabat PT Angkasa Pura II (Persero) saat menjajal Kereta Bandara dalam sebuah uji coba. (@TangerangNews.com / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-PT Railink telah melakukan uji coba Kereta Bandara rute Bandara Soekarno-Hatta ke Stasiun Bekasi, Rabu (30/05/2018). 

Wakil Kepala Stasiun  Besar Bekasi, Muhamad Badrus mengatakan, uji coba dilaksanakan dalam delapan perjalanan. “Dari bandara, kereta berangkat pukul 09.22, 10.17 , 12.12  dan 13.17 . Adapun jadwal keberangkatan dari stasiun Bekasi pukul 10.05 , 11.10, 13.13 dan 14.11. 

“Dilakukan pada waktu tersebut bertujuan agar tidak mengganggu perjalanan KRL dan kereta jarak jauh. Namun, jika ada penambahan jadwal (KA), kemungkinan akan mengganggu,” ujarnya. 

Dia memperkirakan waktu perjalanan rute Bandara Soekarno-Hatta-Tangerang-Jakarta-Bekasi sekitar 97 menit. “Sesuai dengan uji coba sekitar 97 menit,” terangnya.(DBI/RGI)

BANDARA
HUT RI Ke-73, Bandara Soekarno-Hatta Gelar Berbagai Perlombaan

HUT RI Ke-73, Bandara Soekarno-Hatta Gelar Berbagai Perlombaan

Rabu, 15 Agustus 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Berbagai perlombaan digelar oleh pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yakni PT Angkasa Pura II

BISNIS
1.000 Gaun Pengantin Bebas Dicoba di Wedding Bazzar Tangerang

1.000 Gaun Pengantin Bebas Dicoba di Wedding Bazzar Tangerang

Minggu, 5 Agustus 2018 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Lebih dari seribu gaun pengantin wanita dipamerkan dalam 'Wedding Bazaar' di Ballroom The Spring Gading Club Serpong, Kabupateng Tangerang, pada tanggal 3-5 Agustus 2018.

TOKOH
Jurnalis Tangerang ini Mendongeng hingga ke Lampung Selatan

Jurnalis Tangerang ini Mendongeng hingga ke Lampung Selatan

Minggu, 13 Mei 2018 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Budi Sabarudin, salah satu jurnalis Tangerang selain berprofesi sebagai pewarta juga dikenal sebagai pendongeng. Bahkan kiprah pria yang akrab disapa Budi Euy ini telah merambah hingga ke Lampung Selatan.

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie