Connect With Us

Menhub Cek Kesiapan Bandara Soekarno-Hatta Hadapi Mudik Lebaran

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 3 Juni 2018 | 13:00

| Dibaca : 237

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Dirjen Perhubungan Udara Agus Agus Santoso saat tiba di Terminal 1B Kedatangan Bandara Soekarno-Hatta untuk melakukan ramp check, Minggu (3/6/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengecek persiapan sarana dan prasarana menjelang angkutan mudik lebaran di Terminal 1, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (3/6/2018).

Kedatangan Menhub saat tiba di posko terpadu Bandara Soekarno-Hatta langsung disambut baik dengan para pejabat tinggi dilingkungan bandara bertaraf internasional itu.

Eksekutif General Manager Bandara Soekarno-Hatta Suriawan Wakan memaparkan seluruh persiapan mulai dari armada, fasilitas dan pengamanan untuk menanggapi arus mudik lebaran di area Bandara Soekarno-Hatta.

Kepada Menhub, Wakan menjelaskan, pada periode angkutan lebaran ini terjadi perpindahan airline dan pergerakan pesawat pun mengalami kenaikan.

"Terjadi perpindahan airline yang sudah relatif penuh sisanya sudah bergerak dan pindahkan ke terminal 3. Untuk pesawat ada kenaikan 4,1 persen, kurang lebih 1.000 pergerakan terkumpul di periode angkutan lebaran tahun ini," jelasnya.

Wakan menuturkan, ekstra flight pun terdapat penambahan yakni sebanyak 3.640 penerbangan. Selain itu, ada beberapa layanan terbaru seperti mobile check in.

"Khusus armada kami sudah berkordinasi ada tambahan khususnya bus Damri. Dari sisi pengaman juga dibantu TNI Avsec Polres. Seluruh fasilitas sudah kami persiapkan," tuturnya.

Budi Karya pun mengapresiasi terhadap kesiapsiagaan seluruh stakeholder yang ada di Bandara Soekarno-Hatta (Kombata) untuk turut memberikan kontribusinya.

"Hari ini saya bahagia karena stakeholder yang ada di bandara khususnya di Soekarno Hatta ini kompak. Jadi semua memberikan kontribusi, semua aktif, dan insyaallah hal itu dapat memberikan suatu makna yang bisa memberikan pelayanan baik," katanya.

Namun, Budi Karya mengatakan, pelayanan itu harus diterapkan secara konsisten. Terlebih saat perencanaan pengecekan yang terdapat beberapa point untuk dikontrol.

"Saya diamanahkan oleh Presiden, untuk mudik kali ini harus lebih baik dari yang lalu. Tentunya hasil itu akan baik apabila diikuti dengan perencanaan, check, seperti hari ini. Mudik kali ini adalah mudik guyup rukun yang bahagia,” ujarnya.

Menurut Budi, jajarannya telah diterjunkan untuk meneliti seluruh bandara di Indonesia. Dia berharap mudik lebaran melalui jalur udara dapat berjalan lancar.

“Oleh karenanya, dengan pertumbuhan yang kurang lebih 10 persen, pertumbuhan di timur itu lebih 15 persen, di barat ini 6 atau 7 persen, jadi averege 10 persen. Satu pertumbuhan yang di atas rata-rata dunia, bahkan mungkin masuk yang tertinggi. Oleh karenanya saya menaruh perhatian terhadap (angkutan) udara ini harus mempersiapkan dengan baik,” paparnya.

Setelah itu, Budi beserta rombongan dan para petinggi pun terjun langsung ke Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta. Budi juga sempat berinteraksi dengan beberapa pasenger dan mengecek armada pesawat saat berada di land side Terminal 1B Kedatangan.(RAZ/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Program Listrik 35 Ribu MW, SMK OL BSD Diminta Cetak Teknisi

Program Listrik 35 Ribu MW, SMK OL BSD Diminta Cetak Teknisi

Kamis, 18 Oktober 2018 | 17:46

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah saat ini tengah gencar melakanakan program listrik 35 ribu megawatt (MW) dengan membangun sejumlah

TANGSEL
Begini Kata MUI Tangsel Soal Tudingan Mahasiswa Terhadap Puding HokBen

Begini Kata MUI Tangsel Soal Tudingan Mahasiswa Terhadap Puding HokBen

Jumat, 19 Oktober 2018 | 22:02

TANGERANGNEWS.com-Sekretaris MUI Kota Tangsel Ustad Abdul Rojak angkat bicara terkait tudingan kelompok mahasiswa yang menyebut beberapa

BANTEN
18 Tahun Banten, Kisah Max Havelaar Tak Boleh Terulang

18 Tahun Banten, Kisah Max Havelaar Tak Boleh Terulang

Kamis, 4 Oktober 2018 | 15:34

TANGERANGNEWS.com-Hari ini, 4 Oktober 2018, Provinsi Banten genap berusia 18 tahun. Usia yang cukup matang untuk sebuah daerah otonom hasil

"Kebahagiaan bukanlah sesuatu yang sudah jadi tetapi berasal dari tindakan kita sendiri"

Tenzin Gyatso