Connect With Us

Wanita Penyelundup Baby Lobster Menangis saat Ditahan

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 11 Juni 2018 | 17:44

Wanita berinisial J yang diamankan petugas Kantor KPU BC Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Senin (11/6/2018). (TangerangNews.com/2018 / Ahmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Wanita berinisial J,  tak dapat menahan air matanya ketika kasusnya digelar di Kantor KPU BC Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Senin (11/6/2018).

Penyelundup 18.228 ekor benih Lobster tersebut menangis sejak masuk ke dalam ruangan utama di gedung itu. Ketika jumpa pers dimulai, terdengar suara sesenggukan yang berasal dari mulut J.

Ia pun sempat menjerit saat duduk di kursi samping para pejabat yang menjadi narasumber dalam jumpa pers itu. Wajah wanita berusia 26 tahun yang ditutupi dengan topeng berwarna hitam itu selalu menoleh ke samping kiri.

Tangan kanannya pun memegang sehelai tisu yang diberikan oleh petugas. Ia juga selalu mengusap air matanya yang terus-menerus mengalir.

J diringkus petugas Bea Cukai di Terminal 2D, Bandara Soekarno-Hatta, pada Minggu (10/6/2018) kemarin, saat dirinya hendak menuju Singapura menggunakan maskapai Lion Air.

Ia kedapatan membawa 18.228 ekor Baby Lobster yang disimpan dalam 33 kemasan pada kopernya.

"Setelah dibuka ditemukan isi koper adalah benih Baby Lobster yang dikemas ke dalam kantong plastik sebanyak 33 kemasan dengan isi 18.228 ekor," kata Deden Farid, Kabid Kepatuhan lnternal dan Layanan lnformasi KPU BC Soekarno Hatta.(RAZ/HRU)

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Tunggu Regulasi Pusat untuk Bentuk Perda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Tunggu Regulasi Pusat untuk Bentuk Perda Anti-LGBT

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:38

Terkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill