Connect With Us

Wanita Ini Selundukan 18.228 Benih Lobster di Bandara Soetta

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 11 Juni 2018 | 17:53

Konferensi pers penyelundupan 18.228 ekor benih lobster di Terminal Keberangkatan 2D, Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Ahmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 18.228 ekor benih lobster di Terminal Keberangkatan 2D, Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang.

Perempuan berinisial J, 26, yang membungkus belasan ribu baby lobster dalam 33 kemasan tersebut diamankan pada Minggu (10/6/2018) kemarin.

Kepala Bidang Kepatuhan lnternal dan Layanan lnformasi KPU BC Soekarno Hatta Dadan Farid mengatakan, saat petugas melakukan pemindaian sinar X atas bagasi tujuan Sngapura dengan nomor penerbangan JT 162.

"Dari pemeriksaan awal tersebut petugas mencurigai satu bagasi dengan nomor bagasi itu dan perlu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya, Senin (11/6/2018).

Atas hal tersebut, petugas pun berkoordinasi dengan pihak groundhandling maskapai Lion Air untuk menjemput pemilik bagasi yang merupakan J, wanita asal Medan.

"Setelah dibuka ditemukan isi koper adalah benih baby lobster yang dikemas ke dalam kantong plastik sebanyak 33 kemasan dengan isi 18.228 ekor," ungkapnya.

Dari hasil penangkapan tersebut, Bea Cukai kemudian berkoordinasi dengan Polresta Bandara Soekarno-Hatta dan Balai Besar Karantina lkan untuk menyerahkan tersangka dan barang bukti guna penanganan lebih lanjut.

Kepala Karantina Ikan Bandara Soekarno-Hatta Habrin Yake menuturkan, belasan ribu benih Lobster tersebut langsung dilepas liarkan ke perairan yang terletak di Serang.

"Hewan ini langsung dibawa ke Serang untuk dilepas sebanyak 18.004 ekor. Namun sisanya tak dilepas untuk memang sudah mati dan untuk penyelidikan," ucapnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.(RAZ/HRU)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite untuk Kelompok Ekonomi Atas, Motor Tetap Boleh Beli

Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite untuk Kelompok Ekonomi Atas, Motor Tetap Boleh Beli

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:35

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mulai membahas skema pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Pertalite, agar subsidi energi lebih tepat sasaran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill