Connect With Us

Airport Security Web, Digitalisasi Sistem Keamanan di Bandara Soekarno-Hatta

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 20 Juli 2018 | 16:00

| Dibaca : 821

Petugas Airport Security di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Operasional para petugas Airport Security di Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini dapat termonitor secara digital dengan sistem berbasis web. Rencananya, website ini akan dilaunching untuk diterapkan pada 1 Agustus 2018. 

Transformasi tersebut bertujuan untuk memudahkan personel Airport Security dalam bertugas serta meniadakan penggunaan kertas dalam pelaporan. 

"Airport Security Web merupakan hasil karya Tim Standarisasi (tim delapan) dari Unit Aviation Security dibawah komando Bapak Tommy Hadi Bawono sebagai Aviation Security Senior Manager Bandara Soekarno-Hatta," ungkap Senior Manager Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang, Jumat (20/7/2018).

Sebenarnya, lanjut Febri, pada tahap awal, laman ini berfungsi sebagai data terhadap barang tercecer atau lost and found.  Dari ide tersebut, kemudian mereka membangun sendiri website tanpa menggunakan pihak ketiga. 

“Kekhawatiran mereka jika data laporan  tentang barang yang tercecer yang berbentuk buku tersebut hilang atau rusak. Betapa repotnya kan, dengan sistem digital ini semua akan ter-backup,” tambahnya.

Digitalisasi tersebut juga turut bersumbangsih pada penghematan penggunaan kertas, karena selama ini berbagai laporan pelaksanaan dinas dan laporan fasilitas keamanan yang masih menggunakan kertas. 

“Selain itu, dengan digitalisasi ini, manajemen akan mengetahui laporan yang lebih akurat. Karena waktu pelaporan yang real time dan terhubung dengan unit lain yang terkait,” imbuhnya.

Febri juga membeberkan keunggulan lain dari penggunaan fasilitas digital itu, yakni tersedianya fitur “What Can I Bring ?”. Fitur tersebut yang semakin memudahkan petugas keamanan karena berfungsi untuk mengetahui benda apa saja yang masuk dalam kategori pembatasan dan yang dilarang sesuai dengan ketentuan. 

“Fitur ini ready memenuhi harapan para pengguna jasa agar para petugas dengan cepat memberikan informasi mengenai ketentuan barang yang masuk dalam kategori pembatasan atau yang dilarang,” jelasnya.

Kedepannya, website ini akan dikembangkan kesemua pelaksanaan tugas Airport Security, seperti kegiatan patroli, penilaian personel, e-book, daily check peralatan keamanan dan masih banyak lainnya.  “Semua ini dapat kita banggakan karena dalam setiap proses pengerjaan website tidak mengeluarkan biaya sedikitpun atau nol rupiah,” ucap Febri dengan antusias.

Namun. website ini memang sengaja digunakan menggunakan server internal PT Angkasa Pura (Persero) yaitu dengan menggunakan VPN forticlient  internal. Hal itu dilakukan sebagai tindakan preventif dalam mengantisipasi gangguan (cyber threat) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 80 Tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional. 

Karenanya, website tersebut tidak dapat diakses oleh publik, karena persyaratan dalam Peraturan Menteri Perhubungan No.PM 80 Tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional. Didalamnya aturan itu terkandung bahwa bandara harus mengantisipasi cyber threat. Oleh karenanya website ini ditetapkan terbatas untuk pelaksanaan tugas di lapangan saja. “Berbagai manfaat atas digitalisasi ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan kemudahaan penumpang,” tukasnya.

Berikut beberapa manfaat dari Airport Security Web:

A. Mempermudah  petugas  Airport Security   dalam  mengolah  data-data agar lebih efisien.

B.   Mengurangi penggunaan kertas sehingga dapat menghemat sekitar Rp109 Juta/Tahun.

C.   Meningkatkan kualitas penyimpanan data.

D.   Memberikan laporan yang akurat kepada pimpinan PT Angkasa Pura II (Persero). 

E.   Meningkatkan kualitas SDM Airport Security.

F.   Meningkatkan kualitas keamanan dan keselamatan penerbangan.

G.   Meningkatkan pelayanan terhadap penumpang.

H.   Pengurangan biaya bagi perusahaan.

 

Manfaat bagi Publik 

1. Kecepatan Informasi budaya keamanan.

2. Informasi terkait dengan barang-barang. yang tidak diizinkan dibawa dalam penerbangan sipil.

3. Informasi terkait dengan barang tertinggal yang akan diintegrasikan oleh Unit Contact Centre.(MRI/RGI)

NASIONAL
Rajab Ritonga Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Komunikasi

Rajab Ritonga Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Komunikasi

Selasa, 10 Desember 2019 | 19:11

TANGERANGNEWS.com-Saat ini belum ada standar pendidikan calon wartawan yang rigid. Siapapun boleh menjadi wartawan tanpa melihat latar belakang pendidikan S-1 nya.

OPINI
Pemkab Tangerang Harus Mulai Fokus Perbaiki SDM

Pemkab Tangerang Harus Mulai Fokus Perbaiki SDM

Jumat, 29 November 2019 | 13:16

Pada agenda Bupati Tangerang kemarin Kamis, 28 November 2019 bertempat di Euangan Bola Sundul. Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar

PROPERTI
Terbitnya Permen PUPR tentang P3SRS Bikin Penghuni Menjerit

Terbitnya Permen PUPR tentang P3SRS Bikin Penghuni Menjerit

Selasa, 26 November 2019 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Terbitnya Peraturan Menteri (Permen) PUPR No 23 tahun 2019 tentang Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) masih menjadi polemik. Sejumlah penghuni apartemen mengungkapkan

BANTEN
Menteri PPPA Sebut Masih Banyak Diskriminasi Perempuan di Tempat Kerja

Menteri PPPA Sebut Masih Banyak Diskriminasi Perempuan di Tempat Kerja

Selasa, 10 Desember 2019 | 18:43

TANGERANGNEWS.com-Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmavati menyinggung masih banyak perlakuan diskrimimatif terhadap perempuan di tempat kerja.

"Tanpa strategi, eksekusi bisa kehilangan arah, Tanpa eksekusi, strategi tidak ada gunanya."

Morris Chang