KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) akan membangun gedung Transit Oriented Development (TOD) yang dikhususkan untuk parkir kendaraan sepeda motor.
"Sebentar lagi kita akan bangun TOD untuk sepeda motor. Yang di M1 itu kita akan kita buat bangunannya," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Selasa (11/9/2018).
Awaluddin mengatakan, gedung parkir tersebut akan dibangun di kawasan M1, Bandara Soetta yang rencananya mulai dikerjakan pada November 2018. Menurutnya, tipe gedung tersebut berlantai dua dengan bangunan yang menggunakan konstruksi baja.
"Diperkirakan selesai April - Mei 2019, karena bulan depan sudah mulai kita bangun," katanya.
Lebih lanjut Awaluddin menjelaskan bahwa pengembangan ini bertujuan untuk menambah daya tampung sepeda motor. Sebab, per harinya pengguna fasilitas yang memarkirkan sepeda motornya di Gedung TOD mencapai 7000 kendaraan yang notabene karyawan di Bandara Soetta.
Selain itu, dengan adanya perkembangan gedung TOD ini bertujuan agar sepeda motor yang terparkir lebih tertata dengan rapi.
"Jadi gedung parkir untuk sepeda motor yang pergerakannya selama 24 jam itu 3 shift pekerja hampir 6000-7000 sepeda motor yang parkir. Itulah yang memang padat sekali. Kami lihat sekarang dengan parkir yang belum begitu rapi akan masuk ke dalam gedung sehingga akan lebih rapi," paparnya.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGDinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten resmi mengumumkan Pembelajaran Tatap Muka (Luring) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta mulai Senin, 14 September 2026.
Debit Sungai Cisadane mengalami menurunan hingga 40 sentimeter (cm) dari batas normal. Hal ini memicu langkah antisipasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang guna memastikan ketersediaan sulai air baku bagi warga.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews