Connect With Us

Asian Para Games 2018 Berakhir, 1.600 Atlet Padati Bandara Soekarno-Hatta

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 14 Oktober 2018 | 16:00

Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari saat di wawancarai oleh awak media, Minggu (14/10/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Perhelatan Asian Para Games 2018 secara resmi ditutup. Kontingen mulai kembali ke negaranya masing-masing melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Tampak Kontingen dari Thailand, Malaysia, India, Cina dan beberapa negara lainnya sudah memadati Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang sejak pukul 05.00 WIB.

Menurut Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari, pada Minggu (14/10/2018), ini merupakan jadwal kepulangan terbesar kontingen ke negaranya masing-masing.

"Kepulangan terbesar hari ini karena ada 1.600 atlet yang akan kembali ke negaranya," ujarnya.

Raja menjelaskan, INAPGOC terus mengawal dari kedatangan hingga kepulangan para atlet dan official Asian Para Games 2018 yang berjumlah total sekira 2.891 orang.

Hal tersebut, lanjutnya, sebagai bentuk apresiasi dan meninggalkan kesan positif di dunia terhadap Indonesia.

"Dari awal menerima mereka sehingga pada saat kembali, kita terus melakukan pelayanan. Sehingga mereka yang datang, tinggal dan pulang memiliki kesan yang manis dari INAPGOC dan Indonesia," tuturnya.(RAZ/RGI)

PROPERTI
Danantara Housing Expo 2026 Sediakan 6 Ribu Unit Hunian MBR, Termasuk di Tangerang

Danantara Housing Expo 2026 Sediakan 6 Ribu Unit Hunian MBR, Termasuk di Tangerang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Event Danantara Housing Expo (DHE) 2026 resmi dibuka di NICE Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 27 Agustus 2026.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill