Connect With Us

Manager Teknisi AP II Jadi Korban Pesawat Lion Air, Orangtua : Saya Harap Masih Selamat

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 31 Oktober 2018 | 13:00

Mangatur Sihombing dan Istrinya dalam bingkai foto di kediamannya, Perumahan Victoria, Karawaci, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Mangatur Sihombing, 51, Manager Teknisi PT Angkasa Pura (AP) II di Bandara  Pangkal Pinang, salah satu dari 189 penumpang pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang. Pihak keluarga hingga kini masih menunggu kabar terkait keberadaan korban. 

Saat ditemui di kediamannya, di Perumahan Victoria Park Residense Jalan Sinta 2 Blok E1 No11, Kelurahan Nusa Jaya, Karawaci, Kota Tangerang, Orangtua korban hanya bisa pasrah dan berdoa.

"Dari pihak keluarga, semua hanya pasrah dan berdoa," ujar Leli, mertua Mangatur Sihombing, Rabu (31/10/2018).

Menurut Leli, menantunya ini memiliki tiga orang anak, yakni dua laki-laki dan satu perempuan yang telah bekerja selama 20 tahun di PT Angkasa Pura II 

Leli mengatakan pihak keluarga masih menunggu kabar pencarian korban dan menaruh harapan agar ditemukan dalam keadaan selamat.

"Keluarga berharap anak ku masih bisa ditemukan dalam keadaan selamat," katanya sedih.

Leli mengungkapkan pihak keluarga tidak mempunyai firasat buruk sebelum pesawat yang ditumpangi korban mengalami kecelakaan.

 

"Kami sebelumnya dari keluarga tidak memiliki firasat apa-apa. Karena memang tiap minggunya menantu saya tersebut rutin pulang," ungkapnya.

Keluarga sendiri baru mengetahui informasi bahwa pesawat JT610 rute Jakarta-Pangkal Pinang yang ditumpangi korban ini terjatuh setelah sempat lost contact sekitar pukul 07.30 WIB, Senin (29/10/2018) kemarin.

"Sontak istrinya langsung bergegas menuju Bandara Soekarno-Hatta untuk mengecek kebenarannya di posko infomasi dan ternyata benar di pesawat yang jatuh tersebut anak kami berada," imbuhnya.

Hingga kini, pihak keluarga masih menunggu perkembangan informasi dari petugas mengenai peristiwa pesawat nahas tersebut.

Keluarga mengharapkan Mangatur Sihombing bisa ditemukan dalam keadaan selamat meskipun telah mengikhlaskan jika kepergian meninggalkan keluarganya.(RAZ/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, menyusul banyaknya kebakaran dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino Godzilla yang melanda wilayah tersebut.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill