Connect With Us

Bea Cukai Bandara Soetta Ajak Mahasiswa Hadapi Era Digital

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 21 November 2018 | 19:00

Kegiatan Coustem Goes To Campus yang digelar Kantor Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Auditorium Universitas Indonesia, Jakarta, Rabu, (21/11/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Kantor Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggelar kegiatan Coustem Goes To Campus. Acara yang dihadiri ratusan peserta ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa terkait peranan Bea dan Cukai.

Kegiatan yang menggandeng Program Vokasi Komunikasi UI bertajuk “Menghadapi Era Digital Bersama Bea dan Cukai” ini berlangsung di Auditorium Universitas Indonesia, Jakarta, Rabu, (21/11/2018).

Acara yang dimulai dengan registrasi peserta tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Program Studi Vokasi Komunikasi Universitas Indonesia Devie Rahmawati. Selain itu dalam kesempatan ini juga Kepala KPU Bea Cukai Tipe C Soekarno-Hatta Erwin Situmorang turut hadir.

Menurut Erwin Bea dan Cukai memiliki peranan penting dari masa ke masa sebagai Trade Facilitator dan Industrial Assistance. “Ini untuk melindungi masyarakat dari barang- barang ilegal yang ada,” ungkapnya.

Erwin membahas tentang peran Bea Cukai sebagai revenue collector yakni institusi penerimaan negara. Hal tersebut dapat dilihat dari Bea Masuk dan juga Bea Keluar serta Pajak dalam rangka Impor seperti PPN, PPh psl. 22 dan juga PPnBM.

“Ini semua sengaja kita kemas dalam bentuk Talk Show agar masyarakat melalui mahasiswa dapat mengerti apa yang kita sampaikan,” ucapnya.

Selain itu dihadapan ratusan mahasiswa dan mahasiswi Erwin juga membahas beberapa isu yang terkait dengan Bea dan Cukai.

“Ada 4 isu utama yang dibahas yaitu impor barang kiriman, impor barang penumpang, e-commerce dan modus penipuan melalui impor barang kiriman,” jelasnya.

Erwin menambahkan agenda ini akan secara rutin dilakukan untuk memberikan pengetahuan lebih bagi penerus bangsa. Terlebih lagi menghadapi era digital seperti saat ini, karena menurut dia tidak sedikit modus kejahatan yang baru dilakukan untuk mencari keuntungan semata.

“Antusiasme audiens terlihat sangat tinggi, itu bisa kita lihat dari beragamnya pertanyaan yang dilontarkan tentang materi yang kami sampaikan dan juga melalui twitter. Selain itu tadinya target kami hanya 200 tapi malah membludak hingga 400,” tukasnya.

Untuk diketahui acara ini juga menyuguhkan, video profile tentang BC Soekarno-Hatta, kuis kahoot sampai dengan  photo contest.  Selain itu pada penghujung acara atraksi dari BPIB Tipe A Jakarta dan demo K-9 Anjing Pelacak Narkotika (APN) juga ikut ditampilkan.(MRI/RGI)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill