Connect With Us

Sedang Bertelur, 2.146 Kepiting Asal Papua Diamankan di Bandara Soetta

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 5 Desember 2018 | 15:00

Petugas di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta berhasil mengamankan ribuan kepiting asal papua dalam kondisi bertelur. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jakarta 1 mengamankan ribuan kepiting dalam kondisi bertelur di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Sebanyak 2.146 kepiting tersebut diterbangkan dari Manokwari, Papua menggunakan pesawat Sriwijaya Air SJ-589 dan diamankan petugas di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta. 

Kepala BKIPM Jakarta I Habrin Yake mengatakan, ribuan kepiting tersebut rencananya akan dipasarkan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Karena kondisinya sedang bertelur, maka dari itu kita sita dan hari ini dilepaskan," katanya, Rabu (5/12/1018).

Ribuan kepiting berukuran besar tersebut juga menurutnya tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No 56/2016 tentang larangan penangkapan dan atau pengeluaran lobster, kepiting dan Ranjungan dari wilayah Indonesia. 

"Mulai tanggal 6 Februari sampai tanggal 14 Desember setiap tahunnya dilarang melalulintaskan atau memperjualbelikan kepiting dalam kondisi bertelur," ungkap Habrin.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Pengawasan, Pengendalian Data dan Informasi BKIPM Jakarta I, Suharyanto menuturkan, kepiting tersebut akan segera dilepas liarkan ke habitatnya. 

"Hari ini juga kepiting-kepiting tersebut akan kita lepasliarkan ke Muara Sungai Cikidang, Pangandaran, Jawa Barat," jelas Suharyanto.

Sementara itu, Kasie Pengawasan BKIPM Jakarta I, Arafat Taslim menjelaskan, pengeluaran atau melalulintaskan kepiting dalam kondisi bertelur diperbolehkan tapi dalam waktu terbatas. 

"Sebenarnya kepiting bertelur boleh untuk diperjual belikan yaitu pada 15 Desember hingga 5 Februari. Sesuai dengan peraturan Menteri KP No 56 tahun 2016," imbuhnya.(RAZ/RGI)

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

NASIONAL
Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:39

Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

AYO! TANGERANG CERDAS
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Lengkap SPMB SMP Negeri Kota Tangerang 2026/2027

Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Lengkap SPMB SMP Negeri Kota Tangerang 2026/2027

Rabu, 24 Juni 2026 | 08:20

Jadwal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 telah resmi dirilis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill