Connect With Us

AP II Kembangkan Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 9 Desember 2018 | 17:16

Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) di Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau. (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura II terus mengembangkan satu diantara bandar udara yang dikelolanya, yakni Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF).

Sejumlah pengerjaan Bandara RHF yang terletak di Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau ini pun tengah dan akan terus dipersolek. 

Manager Of Finance & Human Resources Bandara RHF Agust Lubisk memaparkan perkembangan bandara RHF tahun 2014 dan 2018.

Menurutnya, kini Bandara RHF memiliki panjang runway 2.500 meter dengan luas apron mencapai 27.700 m2, jika sebelumnya yakni pada 2014 hanya 2.006 meter dan luas apron hanya 12.400 m2.

Selain itu, jika sebelumnya hanya terdapat 2 parking stand, kini diperluas menjadi 7 parking stand.

Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) di Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau.

Sementara kargo bandara seluas 26.260,5 meter persegu yang siap melayani rute internasional ini juga memiliki kapasitas terminal yang mampu menampung satu juta penumpang pertahun.

Wajah bangunan lama juga kini dipersolek menjadi lebih modern. Arsitektur modern bercorak melayu dengan nuansa go green lebih ditonjolkan pada terminal baru tersebut. 

"Ruang tunggu internasional kini tersedia 157 kursi, sedangkan domestik tersedia 218 kursi yang nyaman dan sudah dilengkapi WiFi. Bandara ini juga telah difasilitasi parkir kendaraan mobil dan motor," ujar Agust Lubisk kepada TangerangNews saat ditemui di Tanjung Pinang beberapa waktu lalu.

Agust mengatakan, maskapai yang melayani penerbangan ke Bandara RHF diantaranya Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air, Susi Air, Wings Air dan Xpress Air.

Menurutnya, Bandara RHF merupakan bandara baru di Indonesia. Namun, penerbangan ke Pulau Bintan mulai menunjukkan peningkatan.

"Setiap harinya terdapat 17 pergerakan pesawat di Bandara ini," katanya.

Agust menambahkan, Tanjung Pinang merupakan salah satu daerah yang kaya dengan wisata alam.

Tak sedikit wisatawan mancanegara maupun domestik yang berkunjung ke sejumlah tempat wisata seperti Lagoy Bay, Pantai Trikora, Pulau Penyengat, White Sands Island.

Untuk itu, menurutnya, perseroan akan menjalin sinergitas yang lebih intens dalam mengembangkan potensi pariwisata sehingga dapat meningkatkan ekonomi.

"Kami akan kerjasama lebih intensif dengan Pemda dan stakeholder untuk pengembangan sektor pariwisata," tandasnya.(RMI/HRU)

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

PROPERTI
Bukti Kepercayaan Konsumen, Sinar Mas Land Borong 4 Gelar Sekaligus di Golden Property Awards 2026

Bukti Kepercayaan Konsumen, Sinar Mas Land Borong 4 Gelar Sekaligus di Golden Property Awards 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 00:23

Sinar Mas Land kembali menorehkan prestasi gemilang di industri properti nasional dengan menyabet empat penghargaan bergengsi sekaligus dalam ajang Golden Property Awards (GPA) People's Choice 2026

KOTA TANGERANG
Perayaan Maulid Nabi di Kota Tangerang Jadi Ajang Lestarikan Budaya Lokal Hingga Teladani Akhlak Rasulullah

Perayaan Maulid Nabi di Kota Tangerang Jadi Ajang Lestarikan Budaya Lokal Hingga Teladani Akhlak Rasulullah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:07

Rangkaian acara Maulid Nusantara 2026 Kota Tangerang dalam angka menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung selama lima hari resmi ditutup Selasa 25 Agustus 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill