Bos Judi Online Diringkus di Tangerang, Punya 17 Karyawan di Kamboja Raup Rp300 Juta Per Bulan
Kamis, 2 April 2026 | 21:28
Aksi pria berinisial LT, 40, otak di balik situs judi online kelas kakap berakhir di tangan Bareskrim Polri.
TANGERANGNEWS.com-TANGERANG-Pasca peristiwa tsunami yang menghempas Selat Sunda pada Sabtu 22 Desember 2018 di sejumlah wilayah dan kawasan Pandeglang Anyer-Carita, Banten, PT Angkasa Pura II (Persero) menyerahkan bantuan berupa, selimut, kaos, tikar, jas hujan serta air mineral, mie instan, susu, biskuit, pakaian dalam dan pembalut. Bantuan tersebut merupakan tahap pertama, karena akan ada bantuan berikutnya.
Selain itu PT Angkasa Pura II (Persero) juga mengirim personel relawan ke daerah bencana tersebut. Seperti dokter dan sejumlah personel dengan kemampuan khusus lainnya.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin melalui pimpinan relawan perseroan tersebut yakni Ayatullah pada Selasa (25/12/2018) pagi. Duka mendalam turut dirasakan PT Angkasa Pura II (Persero).
“PT AP II menyampaikan duka cita yang mendalam atas bencana yang terjadi, khususnya bagi para korban beserta keluarga di Banten dan Lampung. Semoga proses perbaikan dan pencarian para korban dapat berjalan dengan baik,” ucap Muhammad Awaluddin, Selasa (25/12/2018).
Bantuan tersebut sebagai langkah cepat PT Angkasa Pura II (Persero) menanggapi bencana tsunami yang menerjang sejumlah wilayah di pesisir Provinsi Banten.
“Langkah siaga ini sebagai upaya untuk percepatan pemulihan pasca-bencana dan untuk membantu meringankan para korban bencana,”tuturnya.
Awaluddin juga menyampaikan. “Kami turut mengirimkan personel sepeeti dokter dan personel dengan kemampuan khusus lainnya ke lokasi untuk selalu membantu terhadap para korban bencana. Diharapkan situasi cepat kembali normal dan kita semua senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa".(MRI/RGI)
Aksi pria berinisial LT, 40, otak di balik situs judi online kelas kakap berakhir di tangan Bareskrim Polri.
TODAY TAGBaru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
PT PLN (Persero) mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews