Connect With Us

Percepat Pelayanan Penumpang Pesawat, Personel Bandara Soetta Dibekali Device Digital

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 18 Februari 2019 | 21:00

| Dibaca : 416

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin bersama petugas Bandara Internasional Soekarno-Hatta menunjukan program Digital Officer (with) Digital Device (DODD) guna melayani para penumpang pesawat secara lebih baik dan cepat. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Personel pelayanan dan operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, mulai hari ini dilengkapi dengan tablet guna melayani penumpang pesawat secara lebih baik dan cepat.

PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyebut program ini sebagai Digital Officer (with) Digital Device (DODD).

Tablet itu digunakan oleh personel Terminal Services (customer services), Aviation Security, dan Safety, Risk & Quality Control.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, program DODD dapat menyelesaikan permasalahan yang muncul di lapangan dengan cepat.

Lebih lanjut, penggunaan tablet di tingkat operasional dapat membuat bandara beroperasi lebih efektif dan efisien.

“Dengan dilengkapi tablet, para personil di lapangan akan bekerja lebih cepat untuk menemukan solusi dalam menyelesaikan suatu isu,” ujar Muhammad Awaluddin di Bandara Soetta, Senin (18/2/2019).

Di sisi lain, Digital Officer (with) Digital Device otomatis meningkatkan Millennial Airport Travel Experience (MATE) bagi penumpang pesawat di bandara yang merupakan salah satu program utama korporasi.

“Sekitar 60 persen penumpang pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta adalah generasi milenial. Oleh karena itu, kami juga harus menerapkan standar pelayanan yang tepat bagi milenial. Personel yang dilengkapi gadget kami yakini dapat menghadirkan Millennial Airport Travel Experience terhadap para penumpang pesawat,” jelas Awaluddin.

Adapun tablet atau gadget yang digunakan para personel di bandara dilengkapi dengan seluruh aplikasi pendukung kerja yaitu i-Perform, i-Mate App, Flight Management Module, dan aplikasi lainnya yang dibutuhkan untuk proses operasional.

Aplikasi i-Perform khusus digunakan oleh internal AP II guna mengakses berbagai sektor seperti komersil, keuangan, operasional, serta mengelola aktifitas operasional yang dijalankan oleh grup atau mitra usaha.

Sementara itu aplikasi i-Mate yang merupakan singkatan dari Mobile Airport Travel Experience, dahulu dikenal dengan Indonesia Airport, merupakan aplikasi mobile guna memberikan pengalaman lebih kepada penumpang pesawat dalam melakukan perjalanan dari dan ke bandara.(MRI/RGI)

TEKNO
LIPI Kembangkan Baja Laterit, Ini Kegunaannya

LIPI Kembangkan Baja Laterit, Ini Kegunaannya

Selasa, 13 Agustus 2019 | 17:45

TANGERANGNEWS.com-Saat ini, Indonesia masih menjadi negara yang mengekspor bahan mentah logam tambang untuk produksi baja ke luar negeri.

PROPERTI
Cerita Komunitas Pengawal Ambulans di Tangsel, Pernah Dicaci Hingga Ditabrak

Cerita Komunitas Pengawal Ambulans di Tangsel, Pernah Dicaci Hingga Ditabrak

Jumat, 5 Juli 2019 | 13:22

TANGERANGNEWS.com-Di Indonesia keberadaan mobil ambulans yang melaju dengan sirine kerap kali masih disepelekan pengendara di jalan.

TOKOH
Jadi Rektor UMT, Ini Profil Amarullah

Jadi Rektor UMT, Ini Profil Amarullah

Selasa, 9 Juli 2019 | 17:12

TANGERANGNEWS.com-Ahmad Amarullah resmi ditetapkan sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) masa jabatan 2017–2021 atau melanjutkan jabatan almarhum Achmad Badawi yang meninggal dunia 4 Juni 2019 lalu.

HIBURAN
Sempat Dikabarkan Bubar, Ini Kejutan Lion And Friends untuk Fansnya di Tangerang

Sempat Dikabarkan Bubar, Ini Kejutan Lion And Friends untuk Fansnya di Tangerang

Selasa, 20 Agustus 2019 | 19:35

TANGERANGNEWS.com—Sempat dikabarkan bubar, ternyata grup band Lion And Friends membuat kejutan untuk fansnya. Kali ini dengan meluncurkan album berjudul Kisah Usang yang berisi tujuh lagu baru dan dua lagu lama yang diaransemen ulang.

"Kita mungkin akan kecewa jika gagal, tapi kita telah gagal bila kita tidak mencoba."

Eleanor Roosevelt