Pertamina Usul Beli Gas LPG 3 Kg Dibatasi 10 Tabung per Bulan
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:35
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
TANGERANGNEWS.com-Serikat pekerja karyawan PT Angkasa Pura II (Persero) mempertanyakan rencana Kementerian BUMN untuk membentuk holding penerbangan.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal DPP Sekarpura II, Trisna Wijaya, Selasa (9/4/2019).
“Kami mewakili seluruh pegawai PT Angkasa Pura II (Persero) ingin meminta kejelasan Kementerian BUMN terkait rencana tersebut,” ujar Trisna.
Sebab, informasi yang didapatkan oleh para pegawai belum jelas. Adapun yang didapat para karyawan diantaranya bahwa akan ada holding BUMN penerbangan yang terdiri dari empat atau lima perusahaan.
“Selain itu kami juga mendapati informasi PT Survai Udara Penas (Persero) atau Penas akan menjadi induk holding dari PT Angkasa Pura II (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Pelita Air Service (PAS) dan PT Airnav Indonesia yang dibagi dalam beberapa phase.
“Kami ingin tahu rencana detailnya,” terang Trisna.
Pihaknya berharap pemerintah mengkaji secara komprehensif dan tidak tergesa-gesa mengenai rencana tersebut.
“Pemerintah harus pikirkan dampaknya,” tuntasnya.(MRI/RGI)
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
TODAY TAGKabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
Upaya mediasi yang dilakukan Polres Tangerang Selatan (Tangsel) dalam kasus dugaan ucapan tidak menyenangkan oleh seorang guru SD berakhir gagal.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews