Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Serikat pekerja karyawan PT Angkasa Pura II (Persero) mempertanyakan rencana Kementerian BUMN untuk membentuk holding penerbangan.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal DPP Sekarpura II, Trisna Wijaya, Selasa (9/4/2019).
“Kami mewakili seluruh pegawai PT Angkasa Pura II (Persero) ingin meminta kejelasan Kementerian BUMN terkait rencana tersebut,” ujar Trisna.
Sebab, informasi yang didapatkan oleh para pegawai belum jelas. Adapun yang didapat para karyawan diantaranya bahwa akan ada holding BUMN penerbangan yang terdiri dari empat atau lima perusahaan.
“Selain itu kami juga mendapati informasi PT Survai Udara Penas (Persero) atau Penas akan menjadi induk holding dari PT Angkasa Pura II (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Pelita Air Service (PAS) dan PT Airnav Indonesia yang dibagi dalam beberapa phase.
“Kami ingin tahu rencana detailnya,” terang Trisna.
Pihaknya berharap pemerintah mengkaji secara komprehensif dan tidak tergesa-gesa mengenai rencana tersebut.
“Pemerintah harus pikirkan dampaknya,” tuntasnya.(MRI/RGI)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGPetugas kepolisian berencana melakukan pengetatan penjagaan di Stasiun Daru, Kabupaten Tangerang pasca kasus pencurian kabel counting head, pada Jumat 8 Mei 2026.
Earnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews