Connect With Us

Hari Kartini, Pegawai Wanita di AirNav Kompak Kenakan Kebaya

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 21 April 2019 | 11:00

Para pegawai wanita yang ditugaskan di Tower Air Traffic Controller, Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengenakan pakaian kebaya untuk memperingati hari Kartini, Minggu (21/4/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia cabang Jakarta Air Traffic Services Controller (JATSC) turut memperingati hari Kartini, Minggu (21/4/2019).

Dalam momentum hari pelopor kebangkitan perempuan ini, para pegawai wanita ditugaskan di Tower Air Traffic Controller, Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang.

Spesialnya adalah, para Kartini di era modernisasi yang menjadi pemandu lalu lintas udara tersebut kompak mengenakan pakaian kebaya dan khas daerah.

Deputi GM Perencanaan dan Evaluasi Operasi AirNav cabang JATSC Suryadi mengatakan, para pekerja wanita yang mengenakan pakaian kebaya ini sebagai wujud AirNav untuk mengenang jasa Raden Ajeng Kartini.

"Di sinilah kita mau mengambil pelajaran yang penting dari pahlawan kita. Karena kita tahu bahwa beliau salah satu fundamen yang memberikan contoh khususnya kepada wanita Indonesia," ujar Suryadi.

Suryadi menuturkan, momen ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme di dalam diri para petugas wanita di Airnav tersebut. Terlebih, pekerjaan sebagai pemandu pesawat udara sangat spesifik. 

"Alhamdulillah kita memperkerjakan para wanita sehingga harapan kita bahwa wanita itu tidak ketinggalan dalam hal masalah job dan pekerjaan dengan pria, sekalipun itu kita harus memberikan semacam batasan," ucapnya.

"Tapi khususnya di ATC ini kita memberikan peluang bersama para wanita. Tidak ada perbedaan. Bahkan teman-teman di ATC ini mereka juga harus dinas pagi siang dan malam," tambahnya.

Dirinya pun meminta kepada para wanita Indonesia untuk mengingat khususnya perjuangan wanita terdahulu ternyata bahwa apa yang dilakukan Raden Ajeng Kartini sangat luar biasa dampaknya sehingga para wanita bisa memberikan yang terbaik untuk bangsa Indonesia.

"Tiap tahun rutin dalam event ini memang kita berikan suatu yang spesial kepada para ibu dan wanita. Ini bagaimana sekali lagi untuk menghormati dan memperingati. Kita minta mereka (petugas wanita) memakai pakaian yang pernah dipakai Kartini. Ini wujud kita untuk menghormati kebangkitan bangsa Indonesia," paparnya.

Sementara itu, Supervisor ATC Ismawati menambahkan, momen ini sebagai suatu hal yang mencerminkan ada yang berbeda yakni, memperingati hari Kartini.

"Kalau khusus bagi kami ATC di AirNav cabang JATSC, kami spesial dinas pagi adalah para wanita dan menggunakan pakaian daerah. Kebaya tradisional dan modern. Ini sudah tahun kedua di tanggal 21 April, kami (mengenakan) pakaian daerah," kata Ismawati.

Menurutnya, dalam menunaikan tugasnya di AirNav, ia bersama pekerja wanita lainnya telah mendapatkan kesetaraan dengan laki-laki. Hanya saja, harus bisa membagi waktu.

"Kami disediakan ruang istirahat, untuk jenjang karir juga setara, ya mungkin tinggal bagaimana kami mengatur waktu untuk bisa membagi waktu seadil-adilnya antara pekerjaan dan rumah," tukasnya.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
Kemarau Picu Harga Cabai hingga Daging Naik di Pasar Tangerang, Beras Ikut Terkerek

Kemarau Picu Harga Cabai hingga Daging Naik di Pasar Tangerang, Beras Ikut Terkerek

Jumat, 31 Juli 2026 | 11:55

Musim kemarau yang menyebabkan kekeringan di sejumlah daerah mulai berdampak pada harga bahan pangan di pasar tradisional wilayah Tangerang.

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill