Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura II terus menyediakan berbagai fasilitas yang memudahkan pelayanan di 16 bandara yang dikelolanya termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, pelanggan atau pengguna jasa jangan sampai mengalami stres ketika berada di bandara karena persoalan pelayanan.
"Jangan kemudian masyarakat datang ke bandara jadi stres. Misalnya mau masuk ke lapangan parkir stres karena macet," ujarnya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (10/5/2019).
Selain stres, kata Awaluddin, para customer juga sampai mengalami kerepotan dan kebingungan dengan informasi ketika berada di bandara.
"Kalau itu terjadi masyarakat akan tidak nyaman," ucapnya.
Kata Awaluddin, perseroan terus berupaya menerapkan dan meningkatkan berbagai fasilitas yang memudahkan pelayanan di 16 bandara.
Sehingga para pengguna jasa yang berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura II merasakan kenyamanan dengan terhindar dari stres, repot dan bingung.
"Peningkatan fasilitas dan penyempurnaan fasilitas di dalam bandara itulah fokus kita sebagai operator. Jadi saya berharap era saat ini bandara-bandara kita akan mendapatkan fasilitas yang memberikan kemudahan serta bertransformasi menjadi digital," paparnya.(MRI/RGI)
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews