Connect With Us

Mahasiswa Iran Bawa Sabu Rp1,16 Miliar

| Minggu, 13 Juni 2010 | 16:27

Ahmad Reza mahasiswa Iran ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta. (tangerangnews / rangga)

 TANGERANGNEWS-Seorang mahasiswa asal Iran, Ahmad Reza, 24, ditangkap petugas Kantor Pengawasan Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta karena menyelundupkan sabu seberat  580 gram pada Sabtu (12/6). Sabu tersebut disimpan dalam dinding koper.
 
Pelaku yang merupakan mahasiswa semester lima Universitas Zaman Andishe, Iran, ini di ditangkap oleh petugas setibanya di terminal II D Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 22.30 WIB, menggunakan pesawat Qatar Airways dengan nomor penerbangan (QR 670) Rute Doha-Jakarta.
 
“Sebelumnya kita telah mencurigai tersangka melalui analisa data passnger unit. Lalu setelah kita pastikan pemeriksaan lewat x ray, ternyata terbukti di dalam koper yang dibawa tersangka tedapat shabu yang dikemas dalam dua plastik seberat 580 gram dengan nilai estimasi 1,16 miliar,” ungkap Kepala Bea dan Cukai Bandara Soekarno- Hatta Baduri Wijayanta, Minggu (13/6).
 
Dijelaskan Baduri, berdasarkan data yang tercatat dalam paspor, diketahui tersangka baru petama kali datang ke indonesia. Sedangkan tersangka mengaku diperintah membawa koper tersebut oleh seseorang bernama Muhammad Reza di Iran. Rencananya, lanjut Baduri, barang haram tersebut akan dibawa ke hotel Alpin di Jakarta.
 
 “Pelaku ini hanya kurir. Kita masih meyelidiki orang yang akan menerima barang ini. Tidak tertutup kemungkinan mereka merupakan jaringan penyelundup narkoba Iran yang terkait pada pengkapan sebelumnya,” jelas Baduri.   
 
Menurut Baduri, tersangka dapat dijerat dengan pidana mati karena melanggar pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika . Apalagi, barang golongan I yang sengaja diselundupkan ini melebihi 5 gram. "Tersangka bersama barang bukti kita serahkan ke pihak kepolisian untuk pengembangan lebih lanjut," tandasnya.(rangga)

PROPERTI
Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Rabu, 22 April 2026 | 16:50

Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

KAB. TANGERANG
Lahan Pertanian Beralih Jadi Properti dan Industri, Ratusan Warga Demo Kantor Bupati Tangerang

Lahan Pertanian Beralih Jadi Properti dan Industri, Ratusan Warga Demo Kantor Bupati Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 20:27

Kantor Bupati Tangerang di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang didatangi ratusan warga yang melakukan aksi demo terkait alih fungsi lahan pertanian di Kecamatan Teluknaga, pada Rabu 22 April 2026. ‎

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill