Connect With Us

Pertama Digelar di dunia, Bandara Soetta Pecahkan Rekor Muri Kontes Mobil Modifikasi

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 6 Juli 2019 | 21:46

| Dibaca : 1533

Kontes mobil modifikasi Auto Modified 2019 mendapatkan Rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Kontes mobil modifikasi Auto Modified 2019 di Plaza Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang memecahkan Rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia).

Pemecahan Rekor MURI karena Bandara Soekarno-Hatta pertama kali yang menggelar acara pameran mobil modifikasi di bandara se-dunia.

Pemberian piagam Rekor MURI diserahkan Perwakilan Rekor MURI Oesman Susilo kepada Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Hariadi di Plaza Terminal 3, Sabtu (6/7/2019).

Oesman mengatakan, kontes yang diikuti 183 pemilik mobil modifikasi ini sangat membanggakan karena pertama kali digelar di dunia.

"Kami mendeklarasikan ini adalah rekor dunia karena memang belum pernah ada. Kami juga cek di dunia manapun bahwa ada kontes modifikasi dan audio di bandara hanya di sini," ujarnya.

Agus Hariadi menyambut baik penerimaan Rekor MURI tersebut. Ia mengatakan terima kasih kepada para peserta yang rela memamerkan keindahan mobilnya di Bandara Soetta.

Agus menuturkan, tak menutup kemungkinan bila acara tersebut digelar secara rutin setiap tahunnya. Bahkan menyesuaikan tema.

"Kegiatan ini kami rencanakan tidak hanya pameran mobil. Ke depan akan ada lagi, bisa kegiatan sifatnya tematik juga bisa saat menjelang natal dan tahun baru, kita sesuaikan," tukasnya.(RMI/HRU)

BISNIS
Belanja Skincare Hingga Kebutuhan Mom & Baby Diskon 70% di Toko SehatQ

Belanja Skincare Hingga Kebutuhan Mom & Baby Diskon 70% di Toko SehatQ

Sabtu, 26 September 2020 | 19:54

TANGERANGNEWS.com-Ingin belanja skincare dan kebutuhan Si Kecil

NASIONAL
Ekonom UI: RUU Ciptaker Instrumen Penarik Investasi Berorientasi Ekspor

Ekonom UI: RUU Ciptaker Instrumen Penarik Investasi Berorientasi Ekspor

Selasa, 22 September 2020 | 19:54

TANGERANGNEWS.com-Ekonom Universitas Indonesia Berly Martawardaya menilai ekspor manufaktur Indonesia termasuk terendah di Asia. Karena itu diperlukan kebijakan yang bisa menarik investasi yang berorientasi ekspo

"Kerja sama terjadi bukan karena tak ada konflik, tetapi sebagai sarana untuk mengelola konflik."

Qoute