Connect With Us

Kelistrikan Bandara Soekarno-Hatta Beroperasi Normal

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 4 Agustus 2019 | 03:00

| Dibaca : 566

Suasana Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta tampak operasional berjalan lancar. (Irfan / TangerangNews.com)


TANGERANGNEWS.com
-Listrik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam kondisi normal. Kondisi operasional layanan pun tidak ada yang terganggu, baik untuk layanan penerangan dan  sistem komputerisasi di Terminal maupun di sisi udara (air side).

Seperti diketahui, pasokan listrik dari PLN mengalami gangguan pada Minggu (4/8/2019) siang.  Gangguan ini mengakibatkan aliran listrik di Jabodetabek mengalami pemadaman.

 

Febri Toga Simatupang, Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyatakan, sistem kelistrikan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dipasok empat gardu listrik dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN),  lalu disalurkan ke main power system (MPS) milik PT Angkasa Pura II (Persero).

 

Keempat gardu listrik itu yakni  Jakarta Internasional Airport Cengkareng (JIAC) atau  Gardu Induk Cengkareng I dan Gardu Induk Cengkareng II serta Gardu Induk Teluk Naga Tangerang dan  Gardu Induk Tangerang lama. Selain itu seluruh kebutuhan kelistrik pun di backup genset serta UPS.

 

“Sempat terkena dampak gangguan dari PLN. Tetapi langsung terbackup oleh 17 genset. Sehingga kebutuhan listrik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta aman terkendali. Kondisi operasional normal, tak ada layanan  yang terganggu, ” ujar Febri.

 

BISNIS
Pojok Hidrasi Sehat Danone di SMS Ingatkan Minum 2 Liter Sehari

Pojok Hidrasi Sehat Danone di SMS Ingatkan Minum 2 Liter Sehari

Jumat, 4 Oktober 2019 | 13:41

TANGERANGNEWS.com-Menjaga Tubuh dari dehidrasi, Danone-Aqua Memberikan komitmen untuk terus membagikan kebaikan kepada seluruh

MANCANEGARA
Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Fethullah Gulen Tuding Erdogan Rusak Demokrasi Turki

Selasa, 26 Maret 2019 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Ulama kharsimatik, Fethullah Gulen menilai demokrasi di Turki telah dirusak Presiden Recep Tayyip Erdogan. Namun Fethullah Gulen percaya kondisi itu tak akan berlangsung lama.

KAB. TANGERANG
13 Tahun Hidup di Kandang Ayam, Warga Jayanti Akhirnya Diperhatikan

13 Tahun Hidup di Kandang Ayam, Warga Jayanti Akhirnya Diperhatikan

Senin, 14 Oktober 2019 | 12:59

TANGERANGNEWS.com-Selama 13 tahun warga Kampung Sukasari, Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, terpaksa hidup di sebuah gubuk yang juga jadi kandang

"Semua pengalaman dalam hidup mengajarkan pada kita hal - hal yang penting untuk terus maju."

Brian Tracy