Connect With Us

Jamin Keselamatan di Kargo Bandara Soekarno-Hatta Latih Barisan Relawan Kebakaran

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 10 September 2019 | 10:00

Kegiatan pelatihan untuk para relawan di gedung Terminal Kargo dalam mencegah dan penanggulangan bahaya kebakaran, Selasa (10/9/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura II (Persero) melalui Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyelenggarakan pelatihan kepada seluruh pihak terkait yang menjadi relawan di gedung Terminal  Kargo dalam mencegah dan penanggulangan bahaya kebakaran pada Selasa 10 September 2019. 

Seperti diketahui bersama, musibah terjadinya kebakaran dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Tentunya, diharapkan dengan digelarnya pelatihan kepada para relawan ini dapat memberikan pengetahuan tentang pencegahan dan penanggulangannya, sehingga dapat meminimalisir resiko kebakaran, kerugian materi atau pun korban jiwa. 

Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang mengatakan, kegiatan latihan bersama seluruh relawan yang ada di gedung Terminal Kargo tersebut kali ini bertajuk ‘Menjamin Keselamatan Bisnis Kargo’. 

BACA JUGA:

“Kegiatan sebelumnya biasanya dilakukan di Terminal 1,2 dan 3. Kali ini kami menggelarnya di Kargo sebagai langkah strategis kami agar seluruh pihak, mulai dari pegawai, mitra usaha dan mitra lingkungan dapat memiliki tanggung jawab bersama. Sebab, kebakaran bukan hanya tanggung jawab petugas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PK-PPK) saja,” jelas Febri, Selasa (10/9/2019). 

Tentunya dengan melatih dan memelihara serta meningkatkan kemampuan komunitas di gedung Terminal Kargo dalam upaya pencegahan serta respons cepat untuk melakukan tindakan awal pemadaman kebakaran dapat mengurangi akibat dari kebakaran. “Kita dapat ketahui bersama, jika terjadi kebakaran akan mengakibatkan tidak bisa bekerja, kerusakan peralatan kerja, hilangnya dokumen penting. Bahkan resiko terburuk adalah kemungkinan adanya korban jiwa. Sehingga para relawan ini ketika melihat atau menghirup sesuatu yang mencurigakan dapat terjadinya kebakaran dapat melakukan tindakan awal seraya menghubungi petugas PK-PPK,” terangnya. 

Selain 80 peserta relawan di Terminal Kargo , turut juga dilibatkan seluruh entitas yang beraktivitas di  Terminal Kargo seperti Polres Bandara Soekarno-Hatta dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Bandara Soekarno-Hatta.  

Latihan barisan relawan ini merupakan kegiatan simulasi yang dipayungi sejumlah Undang-Undang, diantaranya UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SKEP/100/XI/1985, tentang Peraturan dan Tata Tertib Bandar Udara.

 “Hari ini merupakan penyempurnaan latihan untuk relawan setelah sebelumnya mereka kami perkenalkan dengan perlengkapan hydrant, penggunaan hydrant sehingga kita semua dapat menjamin keselamatan dalam berbisnis di Terminal Kargo,” terangnya. (DBI/RGI)

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill