Connect With Us

Warga Sekitar Bandara dapat Rp1,16 Miliar

| Jumat, 25 Juni 2010 | 14:31

Kepala Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta Hariyanto memberikan anggaran PKBL kepada warga sekitar bandara. (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Guna membantu perekonomian warga di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara tersebut hari ini membagikan uang pinjaman sebagai program meningkatkan kemampuan usaha kecil bagi warga sekitar agar menjadi tangguh dan mandiri.

Kepala Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta Hariyanto mengatakan, kegiatan peminjaman uang tersebut dinamakan program kemitraan dan program bina lingkungan (PKBL). "Sebab selain meminjamkan uang kita juga memberikan pemberdayaan kondisi sosial masyarakat di wilayah sekitar bandara, seperti kesehatan, pendidikan dan sarana ibadah," tutur Hariyanto.


Hariyanto mengatakan, anggaran untuk program kemitraan untuk kali ini diberikan kepada 41 warga mitra binaan dengan jumlah mencapai Rp1,16 miliar. Sumber dana itu diambil dari penyisihan bagian laba setelah pajak perusaahaan yang ditetapkan pada rapat umum pemegang saham yang besarannya maksimum sampai 2%." Sebenarnya program ini bukan baru pertama kali, tetapi setiap tahun tiga kali sejak tahun 2004," ujarnya.

Kepala Bidang Keuangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Sri Evianti mengatakan, pinjaman uang kepada masyarakat sekitar bandara itu dikenalan bungka falt sebesar 6% . "Setiap warga yang meminjam maksimal mencapai Rp200 juta. Jika dalam perjalanannya warga tersebut mandet ketika membayar cicilan pinjamannya. Tidak akan ada sanksi hanya akan diblacklist. Sebab anggaran ini kan akan menjangkau seluruh warga secara bergantian," tuturnya.

Total anggaran yang sudah digelontorkan PT Angkasa Pura II untuk kegiatan itu sejak 2004 hingga 2010 mencapai Rp14,4 miliar. "Ini kami berikan untuk membantu warga sekitar bandara," tuturnya. (dira/rangga)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill