Connect With Us

Bawa Sabu, Sopir Taksi WN Iran Ditangkap

| Senin, 28 Juni 2010 | 16:32

Sopir Taksi Iran yang ditangkap bawa sabu. (tangerangnews / dira)

 
 
TANGERANGNEWS-Muhammad Valid Goran  Seorang warga Negara Iran yang berprofesi sebagai sopir taksi berhasil ditangkap petugas kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dirinya ditangkap petugas lantaran pada Minggu (27/06) lalu dirinya membawa sabu dengan berat 445 gram. Modus operandi pelaku membawa barang haram itu dengan cara menyembunyikannya di dalam gagang kopor.
 
Selain menangkap pelaku tersebut, petugas juga berhasil menangkap  tersangka yang diduga menerima kiriman sabu seberat 1.150 gram. Dengan begitu total berat sabu yang didapat petugas yakni 1.596 gram senilai Rp3,1 miliar.
 
Untuk kasus yang kedua,  petugas masih belum mau memberikan keterangan karena masih dalam pengembangan petugas Bea dan Cukai dan Badan Narkotika Nasional. Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta Bahaduri Widjayanta mengatakan, Valid adalah penumpang pesawat Ethihad Airways dari Abu dhabi dengan nomor penerbangan EY-0472. “Setelah diamati petugas kami, ada yang mencurigakan dari dirinya. Kami pun akhirnya memutuskan untuk memeriksanya dengan teliti,” ujarnya.
 
Setelah diperiksa, petugas tidak menemukan apa-apa dari dalam kopor tersangka. Namun, petugas menemukan kejanggalan pada gagang kopor karena bentuknya yang beda. “Bentuknya mencurigakan beda dengan biasanya, kami pun akhirya menemukan sabu itu,” tuturnya.
 
Kepada petugas, tersangka mengaku disuruh oleh seorang warga Iran untuk mengantarkan kopor itu ke seorang di Jakarta di salah satu hotel di daerah Jakarta Pusat. Namun setelah petugas ke hotel tersebut dibantu petugas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, pria yang dimaksud akan menerima sabu itu sudah meninggalkan kamarnya. “Penerima barang tersebut diduga telah mengetahui kedatangan kami,” ujarnya.
 
Sementara itu, Kapolres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta Kombes pol Tornagogo Sihombing mengatakan, kasus yang kedua adalah kiriman sabu melalui jasa pengiriman. Sabu yang diselipkan dispare part mesin itu ditujukan ke perusahaan dengan nama PT KSR yang beralamat di Kelurahan Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur. “Dalam kasus ini kami masih melakukan pengembangan, meski pelakunya sudah ada yang tertangkap,” ucapnya. Pelaku lalu digelandang ke Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta dan terancam melanggar Undang-Undang No. 35/2009 tentang Narkotika. (dira/rangga)

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill