Connect With Us

Polisi Telusuri Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Petinggi Garuda

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 11 Desember 2019 | 19:43

Kasat Reskrim Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta AKP Alexander Yurikho. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta menerima pelaporan Vice President Cabin Crew PT Garuda Indonesia Roni Eka Mirsa terhadap akun Twitter bernama @digeeembok yang menyebut dirinya germo pramugari Garuda Indonesia.

“Pelaporan ada. Soal pencemaran nama baik (Roni),” ujar Kasat Reskrim Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta AKP Alexander Yurikho saat dikonfirmasi TangerangNews, Rabu (11/12/2019).

Alexander mengatakan, pihaknya sedang menelusuri pelaporan tentang dugaan pencemaran nama baik yang diterima Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta pada 6 Desember 2019 tersebut.

“Proses penyelidikan kami jalankan,” ungkapnya.

Akun Twitter @digeeembok saat ini masih aktif mencuit. Berdasarkan pantauan TangerangNews, ada ratusan twit tentang dugaan prostitusi yang melibatkan pramugari di maskapai Garuda Indonesia. Dalam cuitan itu, Roni disebut sebagai germo pramugari Garuda Indonesia.(MRI/RGI)

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

BANTEN
Penumpang Kapal Selundupkan Revolver Rakitan dari Lampung ke Merak, Polisi Buru Pemasok Utama

Penumpang Kapal Selundupkan Revolver Rakitan dari Lampung ke Merak, Polisi Buru Pemasok Utama

Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:53

Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkap upaya penyelundupan senjata api (senpi) rakitan jenis revolver di Pelabuhan Merak.

BANDARA
1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:03

Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill