Connect With Us

Ibu Hamil Terjepit Shuttle Bus Bandara Soetta Hingga Pingsan

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 5 Januari 2020 | 19:43

Korban yang terjepit bus di area shuttle Bandara Soetta. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang ibu hamil terjepit shuttle bus di area transit oriented development (TOD) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Minggu (5/1/2020). Peristiwa tersebut mengakibatkan korban pingsan di tempat.

Menurut Rivaldi, salah satu pekerja di Bandara Soetta, korban yang belum diketahui identitasnya tersebut terjepit bus sekira pukul 13.30 WIB.

Peristiwa berawal saat korban berjalan kaki hendak pulang berkerja. Namun, saat di area shuttle, korban diduga tidak mengetahui adanya bus berkelir biru melintas.

“Korban tubuhnya terjepit badan bus. Kejadiannya ketika lagi ramai saat pekerja pada pulang,” ujarnya.

Korban berhasil dievakuasi para petugas sekuriti dan pekerja lainnya. Setelah dievakuasi, korban pun pingsan. 

Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soetta Febri Toga Simatupang belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi TangerangNews ihwal seorang ibu terjepit bus tersebut.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Luncurkan Sekolah Gender, Dorong Perempuan Buat Solusi Penanganan Sampah

Pemkab Tangerang Luncurkan Sekolah Gender, Dorong Perempuan Buat Solusi Penanganan Sampah

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:33

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meluncurkan Sekolah Gender Angkatan I tahun 2026, sebagai wadah transformasi pemikiran dan ruang belajar bagi kaum perempuan, untuk memperkuat kapasitasnya agar mampu berkontribusi nyata menyelesaikan masalah

OPINI
Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Kamis, 19 Februari 2026 | 17:23

Lubang-lubang di jalan bukan sekadar cacat aspal. Ia menjadi ancaman langsung terhadap keselamatan publik. Dalam konteks Pasar Kemis, korban bukan hanya luka ringan, tetapi kehilangan nyawa. Artinya, ini bukan lagi isu infrastruktur teknis

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill