Connect With Us

Bandara Soetta Resmi Stop Penerbangan ke Tiongkok

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 5 Februari 2020 | 10:16

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, telah memberhentikan sementara penerbangan rute Jakarta–Tiongkok namun sebaliknya Rabu, (5/2/2020), (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Penerbangan pesawat penumpang rute Indonesia–Tiongkok dan sebaliknya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta resmi distop mulai Rabu, (5/2/2020), pukul 00.00 WIB.

Penghentian penerbangan ini dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan, sesuai keputusan pemerintah sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona ke Tanah Air. 

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, perseroan telah melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait dengan keputusan ini.

“Kami telah mempersiapkan hal ini dengan seluruh stakeholder, terutama seluruh maskapai yang melayani penerbangan rute Jakarta–Tiongkok dan sebaliknya. Kami harapkan penghentian penerbangan sementara waktu ini dapat dipahami oleh seluruh pihak," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (4/2/2020) malam. 

“PT Angkasa Pura II sangat mendukung upaya pencegahan masuknya virus Corona. Di Soekarno-Hatta telah dioperasikan thermal scanner dan dilakukan surveillance syndrome guna mengidentifikasi apabila ada penumpang pesawat yang terjangkit virus Corona,” ujar Awaluddin. 

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, telah memberhentikan sementara penerbangan rute Jakarta–Tiongkok namun sebaliknya Rabu, (5/2/2020),

Menurutnya, enam penerbangan terakhir di Soekarno-Hatta, dari dan ke Tiongkok pada 4 Februari 2020 adalah kedatangan China Southern CZ0387 rute Guangzhou-Jakarta (ETA 21.25 WIB), China Eastern MU5069 rute Shanghai-Jakarta (ETA 21.45 WIB), dan Air China CA0977 rute Beijing-Jakarta (ETA 21.15 WIB). 

Sementara untuk keberangkatan diantaranya, China Southern CZ0388A rute Jakarta-Guangzhou (ETD 23.00 WIB), China Eastern MU5070 rute Jakarta-Shanghai (ETD 23.00 WIB), Air China CA0978 rute Jakarta - Beijing ( ETD 23.45 WIB). 

Adapun saat ini terdapat 16 izin rute penerbangan dari Soekarno-Hatta ke Tiongkok dan sebaliknya. Izin rute tersebut adalah untuk melayani penerbangan dari dan ke Beijing, Guangzhou Baiyun, Shenzhen Bao’an, Shanghai Pudong, Kunming, Nanning, Haikou Meilan, Fuzhou Changle, dan Xiamen Gaoqi.

"Total pergerakan pesawat yang melayani rute-rute itu sebanyak 143 pergerakan pesawat per minggu," ungkapnya.

Maskapai yang melayani penerbangan dari dan ke China adalah Air China, China Southern, Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, Xiamen, China Eastern, Sriwijaya Air, dan Federal Express.

“Ada sekitar 16-20 slot penerbangan per hari yang idle karena penerbangan dari dan ke China ditutup sementara, di mana ini menjadi peluang baru bagi Soekarno-Hatta, untuk dapat memperluas konektivitas penerbangan ke negara lain atau memaksimalkan rute yang telah ada saat ini,” kata Awaluddin. 

“Pasar yang bisa digarap dengan adanya ruang lebih ini adalah rute Asia Barat seperti India, Pakistan, Maladewa, Srilanka, Nepal, lalu wilayah lain yakni Turki dan Australia,” pungkasnya. (RAZ/RAC)

OPINI
Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20

Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.

KOTA TANGERANG
20 Kali Bobol Rumah Kosong, Dua Maling di Tangerang Digulung Polisi

20 Kali Bobol Rumah Kosong, Dua Maling di Tangerang Digulung Polisi

Senin, 15 Juni 2026 | 11:25

Rekor aksi kriminalitas mereka yang telah membobol rumah kosong sebanyak 20 kali di wilayah Tangerang, akhirnya resmi kandas di tangan Tim Opsnal Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota.

BISNIS
Solusi Rumah Nyaman Tanpa Kuras Kantong, AZKO Living World Hadirkan BOOM SALE Diskon hingga 70%

Solusi Rumah Nyaman Tanpa Kuras Kantong, AZKO Living World Hadirkan BOOM SALE Diskon hingga 70%

Senin, 15 Juni 2026 | 11:34

Di tengah dinamika ekonomi dan meningkatnya biaya kebutuhan hidup saat ini, masyarakat dituntut untuk lebih bijak dalam mengatur pengeluaran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill