Connect With Us

Viral 124 WNA Cina Mengenakan APD di Bandara Soekarno-Hatta Dikira Dokter

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 26 Maret 2020 | 21:58

Menggunakan alat pelindung diri (APD), 124 Warga Negara (WN) Cina lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Kamis (26/3/2020). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Beredar video para  WNA Cina di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang mengenakan alat pelindung diri (APD). Namun, pada WAG mereka disebut petugas medis asal Cina yang akan bertugas di Indonesia. 

Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga Simatupang meluruskan informasi tersebut. 

Ia menjelaskan,  mereka merupakan warga negara asing (WNA) Cina yang sedang melakukan proses pemberangkatan di Bandara Soekarno-Hatta. 

"Video itu proses keberangkatan WNA Cina untuk kembali ke Negaranya," ujarnya kepada TangerangNews, Kamis (26/3/2020). 

Menurutnya, para WNA Cina tersebut telah meninggalkan Indonesia dengan menumpangi pesawat charter yang berangkat sekitar  pukul 17.00 WIB. 

"Tadi yang berangkat itu jumlahnya ada 124 WNA Cina," katanya. 

 

Seperti diketahui  Indonesia telah menutup penerbangan dari dan menuju Cina sejak 5 Februari 2020. Para WN Cina itu nantinya  terlebih dahulu transit di Kamboja untuk bisa tiba ke kampung halamannya. 

"Mereka tujuannya ke Kamboja. Saya tidak ingin berandai-andai, mungkin mereka mau balik ke Cina tapi kan tujuan ke sana ditutup," kata Febri. 

Terkait para WNA Cina itu mengenakan APD, Febri tak berkomentar lebih jauh. Namun, dia menegaskan mereka telah melewati pengecekan COVID-19. 

"Ya saya itu hak setiap penumpang. Dia kan sudah dicek suhunya melalui SCP 2," pungkasnya. (RMI/RAC)

 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Viral : 124 WN Cina Mengenakan APD di Bandara Soekarno-Hatta Beredar video para WNA Cina di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang mengenakan alat pelindung diri (APD). Namun, pada WAG mereka disebut petugas medis asal Cina yang akan bertugas di Indonesia. . . . Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga Simatupang meluruskan informasi tersebut. . Ia menjelaskan, mereka merupakan warga negara asing (WNA) Cina yang sedang melakukan proses pemberangkatan di Bandara Soekarno-Hatta. "Video itu proses keberangkatan WNA Cina untuk kembali ke Negaranya," ujarnya kepada TangerangNews, Kamis (26/3/2020). . . Menurutnya, para WNA Cina tersebut telah meninggalkan Indonesia dengan menumpangi pesawat charter yang berangkat sekitar pukul 17.00 WIB. "Tadi yang berangkat itu jumlahnya ada 124 WNA Cina," katanya. . . Seperti diketahui Indonesia telah menutup penerbangan dari dan menuju Cina sejak 5 Februari 2020. Para WN Cina itu nantinya terlebih dahulu transit di Kamboja untuk bisa tiba ke kampung halamannya. "Mereka tujuannya ke Kamboja. Saya tidak ingin berandai-andai, mungkin mereka mau balik ke Cina tapi kan tujuan ke sana ditutup," kata Febri. . . Terkait para WNA Cina itu mengenakan APD, Febri tak berkomentar lebih jauh. Namun, ia menegaskan mereka telah melewati pengecekan COVID-19. "Ya saya itu hak setiap penumpang. Dia kan sudah dicek suhunya melalui SCP 2," pungkasnya. #tangerangnewsupdate #tahudaritangerangnewscom #soekarnohattaairport #coronavirusoutbreak⚠️ #angkasapura2 #bandarasoekarnohatta #beritatangerang

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill