Connect With Us

Penumpang Menumpuk di Soetta, Ini Penjelasan Lion Air

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 14 Mei 2020 | 20:29

| Dibaca : 407

Penumpang Pesawat Lion Air. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Manajemen Lion Air menyampaikan penjelasan tentang penumpukan penumpang di terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang yang viral karena tak mengindahkan social distancing. Sebab, 11 penerbangan dari 13 penerbangan pada pagi tadi berasal dari Lion Air Group.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, penumpukan penumpang penerbangan khusus terjadi karena adanya perubahan periode perjalanan atau reschedule.

"Dari beberapa tamu atau penumpang dikarenakan kebutuhan mendesak serta perjalanan grup dari keluarga atau rombongan (group booking) yang menginginkan dalam satu penerbangan dengan duduk berdekatan (satu baris)," kata Danang dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2020).

Ia mengatakan, pihaknya tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19 pada proses penerbangan. Physical distancing yang diterapkan pun tidak hanya dalam konter cek-in namun, dilakukan juga di dalam kabin pesawat terbang.

"Batik Air mengoptimalkan pengaturan jarak aman antar penumpang (physical distancing) dalam kabin pesawat pada penerbangan. Selain itu, seluruh tamu atau penumpang wajib menggunakan masker sesuai aturan protokol kesehatan," kata Danang.

Dalam rangka memastikan aspek keselamatan dan keamanan pada penerbangan, lanjut Danang, Lion Air Group lainnya telah memastikan semua awak pesawat yang bertugas sudah mengikuti rapid test dan hasilnya negatif. Kemudian, pemeriksaan kesehatan awak pesawat terus dilakukan sebelum penerbangan.

"Semua pesawat sebelum terbang dilaksanakan penyemperotan desinfektan, dalam upaya memastikan sterilisasi dan kebersihan pesawat," sambung Danang.

Selain itu, menyediakan hand sanitizer bagi tamu atau penumpang ketika mulai proses pelaporan atau cek-in.

"Lion Air Group harus mengikuti protokol kesehatan, yakni pengecekan suhu badan, menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan, membersihkan tangan dengan hand sanitizer, penggunaan sarung tangan dan wajib menggunakan masker," pungkas Danang.

Sebelumnya, Senior Manager Branch Communications and Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga mengatakan antrean yang terjadi pada pukul 04.00 WIB itu merupakan penumpang yang akan berangkat sekira pukul 06.00 WIB dan 08.00 WIB.

"Di antara pukul tersebut terdapat 13 penerbangan dengan keberangkatan hampir bersamaan, yaitu 11 penerbangan Lion Air Group dan 2 penerbangan Citilink," kata Febri.(RMI/HRU)

TOKOH
Didi Kempot Meninggal Dunia di Usia 53 Tahun

Didi Kempot Meninggal Dunia di Usia 53 Tahun

Selasa, 5 Mei 2020 | 11:06

TANGERANGNEWS.com-Penyanyi campursari Didi Kempot meninggal dunia, Selasa (5/5/2020) pagi ini.

KAB. TANGERANG
Pasangan Bukan Suami Istri Kepergok Saling Tindih di Angkot

Pasangan Bukan Suami Istri Kepergok Saling Tindih di Angkot

Sabtu, 23 Mei 2020 | 16:31

TANGERANGNEWS.com-SHK dan TGK, pasangan dua sejoli digelandang petugas Satpol PP Kecamatan Sukadiri. Keduanya dipergoki petugas Satpol PP

WISATA
Pemkot Tangsel Sulap Bantaran Kali Mati di Jombang Jadi Destinasi Wisata

Pemkot Tangsel Sulap Bantaran Kali Mati di Jombang Jadi Destinasi Wisata

Sabtu, 25 Januari 2020 | 15:50

TANGERANGNEWS.com-Penataan kota terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel). Sebuah bantaran kali mati di wilayah

BANTEN
Soal RKUD Bank Banten, Fraksi PDIP Usulkan Hak Interpelasi

Soal RKUD Bank Banten, Fraksi PDIP Usulkan Hak Interpelasi

Selasa, 19 Mei 2020 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Keputusan Gubenur Banten memindahkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari Bank Banten ke Bank Jabar Banten (BJB) berlanjut ke babak baru. Fraksi PDIP DPRD Provinsi Banten secara resmi mengajukan hak interpelasi

"Belajar dari hari kemarin, hiduplah untuk hari ini, berharaplah untuk hari esok "

Albert Einstein