Connect With Us

Dampak COVID-19 Terhadap Crew Penerbangan Garuda Indonesia

Redaksi | Selasa, 16 Februari 2021 | 12:20

Pilot Captain Rindang Prasetyo. (@TangerangNews / Analiza Pebiyanti)

TANGERANGNEWS.com-Kasus COVID-19 di Indonesia yang berawal dari Maret 2020 hingga hari ini telah mencapai total 1,21 juta kasus dimana 1 juta kasus sembuh dan 32 ribu meninggal dunia. Jumlah kasus tersebut merupakan yang terbanyak di Asia Tenggara.

COVID-19 juga berdampak ke dalam industri penerbangan, salah satu contohnya karyawan maskapai Penerbangan Garuda Indonesia, dari mulai gaji Komisaris Direksi dipotong hingga 50%, Pilot dipotong 30%, hingga Pramugari dipotong 20%.

Pilot Captain Rindang Prasetyo membenarkan adanya pemotongan gaji yang terjadi di Perusahaan Garuda Indonesia.

“Hal ini betul adanya, kami pilot terdampak akibat pandemi Corona. Gaji dipotong hingga 30%,” katanya, Senin (15/2/2021).

Belum lagi kondisi lainnya yang terdampak kepada crew adalah jam terbang sangat sedikit. Ini akibat regulasi pemerintah yang melarang orang untuk berpergian, sehingga jumlah penumpang sedikit berimbas kepada jadwal penerbangan.

“Biasanya 90 jam terbang dengan rata-rata dalam sebulan type aircraft Boeing 737-800, justru sekarang selama pandemi kisaran 20-30 jam saja,” ungkapnya.

Pesawat Garuda Indonesia.

Pandemi COVID-19 ini berimbas ke seluruh Indonesia, hingga pemerintah membuat aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) agar masyarakat tidak keluar rumah ataupun berpergian.

Sementara dari segi keamanan dalam menjaga protokol kesehatan seperti menggunakan masker, sedikit pekerjaannya terkendala.

“Karena membuat komunikasi kurang clear antara Cockpit dengan ATC, hingga mengulang beberapa kali supaya terdengar jelas,” jelas Captain Rindang.

Adapun Kebijakan yang telah dilakukan Perusahaan pada tanggal 1 November 2020 adalah memutus kontrak (PKWT) Perjanjian Kerja Waktu Tertentu hingga 800 Pramugari dan 150 Pilot PKWT.

Hal ini dengan sangat berat, harus dijalankan karena untuk bertahannya perusahaan agar dapat beroperasi. 

Captain Rindang meyakini, kebijakan yang telah diberlakukan Garuda Indonesia adalah keputusan terbaik manajemen, dan semoga pandemi ini cepat berakhir. (RAZ/RAC)

BANTEN
Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Senin, 21 September 2026 | 21:21

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten menjajaki kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendorong percepatan sertifikasi halal bagi anggota yang bergerak di bidang usaha kuliner.

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill