Connect With Us

Jelang Libur Maulid, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diprediksi Meningkat 

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:47

Calon penumpang maskapai penerbangan Indonesia dalam antrian cek-in tiket di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjelang libur Maulid Nabi Muhammad SAW pada 20 Oktober 2021 besok diperkirakan meningkat.

Senior Manager of Branch Communucation & Legal Bandara Soetta, M Holik Muardi mengatakan, pihaknya memprediksi ada peningkatan penumpang meski sedikit.

"Untuk peningkatan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, kita amati bahwa berdasarkan prediksi kami di weekend itu akan terjadi sedikit peningkatan walaupun masih fluktuatif ya, belum fix grafiknya naik, namun masih fluktuatif," ungkapnya, Selasa 19 Oktober 2021. 

Pegerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta terus tumbuh seiring adanya penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bahkan pada akhir pekan lalu atau pada 16-17 Oktober 2021, pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 70 ribu penumpang baik yang berangkat maupun yang datang.

"Utuk weekend kemarin di hari Jumat dan Sabtu, pergerakan penumpang sekitar 60-70 ribu penumpang. Namun, di hari Senin kembali lagi ke sekitar 50 ribuan," pungkasnya.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill