Connect With Us

Larangan WNA dari 14 Negara Transmisi Omicon Masuk Indonesia Dihapus

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 14 Januari 2022 | 14:59

| Dibaca : 476

Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Tangerang. (@TangerangNews / Dok. Angkasa Pura II)

TANGERANGNEWS.com-Ketentuan larangan warga dari 14 negara yang dilarang masuk ke Indonesia karena jadi transmisi varian Omicron terbanyak dihapus.

Pemerintah menetapkan ketentuan ini dalam Surat Edaran Satgas COVID-19 No 02/2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi COVID-19 yang mulai belaku efektif pada 12 Januari 2022.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, keputusan ini diambil mengingat varian Omicron sudah meluas ke 150 dari total 195 negara di dunia (76 persen negara) per 10 Januari 2022.

“Jika pengaturan pembatasan daftar negara masih tetap ada, maka akan menyulitkan pergerakan lintas negara yang masih diperlukan untuk mempertahankan stabilitas negara termasuk pemulihan ekonomi nasional," kata Wiku seperti dilansir dari Kompas, Jumat 14 Januari 2022.

Meski larangan dihapus, WNA asal negara transmisi omicron yang masuk ke Indonesia tetap harus melewati kriteria yang ketatnya sama, sebagaimana yang telah diatur dalam surat edaran satgas sebelumnya.

Dengan penghapusan daftar negara tersebut, lanjutnya, pemerintah menyamakan durasi karantina bagi seluruh pelaku perjalanan menjadi 7x24 jam.

Kebijakan tersebut tertuang dalam SK KaSatgas No 03/2022 tentang Pintu Masuk (Entry Point), Tempat Karantina dan Kewajiban RTPCR Bagi Warga Negara Indonesia Pelaku Perjalanan Luar Negeri.

Menurut Wiku, ketetapan ini didukung dengan temuan ilmiah di berbagai negara di antaranya yaitu studi dari Brandal dkk (2021) bahwa median dari masa inkubasi kasus varian Omicron ialah 3 hari setelah pertama kali terpapar.

Demikian juga, studi dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat. Para tim ahli CDC merekomendasikan masa karantina yang lebih pendek setelah terbukti secara ilmiah bahwa kemampuan seseorang positif menulari orang lain terjadi pada awal infeksi, yakni pada hari ke 1-2 sebelum muncul gejala hingga 2-3 hari setelahnya.

"Prinsip karantina ini adalah masa untuk mendeteksi adanya gejala karena ada waktu sejak seseorang tertular hingga menunjukkan gejala. Dengan demikian lolosnya orang terinfeksi ke masyarakat dapat dihindari,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wiku mengatakan, berdasarkan beberapa hasil studi terkini, varian Omicron disinyalir memiliki rata-rata kemunculan gejala yang lebih dini, sehingga karantina 7 hari sudah cukup efektif mendeteksi kasus positif.

“Apalagi upaya deteksi berlapis dengan entry dan exit test serta monitoring ketat distribusi varian Omicron dengan SGTF dan WGS yang sejalan dengan rekomendasi strategi multi-layered WHO terkait perjalanan internasional juga dijalankan,” pungkasnya.

BISNIS
Hadir di Kota Tangerang, 5asec Tawarkan Layanan Laundry Premium

Hadir di Kota Tangerang, 5asec Tawarkan Layanan Laundry Premium

Minggu, 26 Juni 2022 | 13:16

TANGERANGNEWS.com-5asec, jasa laundry asal Prancis melebarkan sayapnya di Kota Tangerang dengan menawarkan layanan premium laundry dan dry celaning.

BANDARA
Wabah PMK, 94 Ribu Vaksin Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Wabah PMK, 94 Ribu Vaksin Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 4 Juli 2022 | 13:25

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 94 ribu dosis vaksin asal Perancis untuk menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta

TANGSEL
Pembangunan Rampung, Tol Serbaraja Tangerang Segera Diuji Coba

Pembangunan Rampung, Tol Serbaraja Tangerang Segera Diuji Coba

Rabu, 6 Juli 2022 | 13:38

TANGERANGNEWS.com-Pembangunan Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) seksi 1A sepanjang 5,15 Km telah rampung. Sebelum dioperasikan, tol tersebut akan menjalani uji laik fungsi (ULF) dan uji laik operasi (ULO).

OPINI
Care For Election, Peduli Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024

Care For Election, Peduli Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024

Senin, 27 Juni 2022 | 15:04

TANGERANGNEWS.com-Gerakan Sadar Pemilu yang di canangkan saat Pemilu Tahun 2019 memberikan sebuah dampak yang sangat positif untuk memberikan kepedulian terhadap masyarakat Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill