Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG
Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANGNEWS.com-Kenaikan jumlah penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang saat ini mulai terasa. Guna mengantisipasi lonjakan penumpang di mudik Lebaran 2022, PT Angkasa Pura II siap mengoperasikan Terminal 1B Bandara Soetta.
“Selama 10 hari terakhir bulan Maret 2022, jumlah penumpang itu di atas 10.000 orang terus. Artinya sudah menunjukkan peningkatan,” kata Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno Hatta, Holik Muardi di Tangerang, Selasa 19 April 2022, seperti dikutip dari iNews.
Holik mengatakan, apabila nanti ada indikasi kenaikan penumpang di atas 150.000 dalam waktu lama dan konstan maka pihaknya mempersiapkan Terminal 1B untuk dioperasikan.
Menurut dia, untuk pengaktifan ini Angkasa Pura II masih harus memperhatikan tren dan threshold (ambang batas) yang harus dipenuhi terlebih dulu.
Saat ini, Holik mengungkapkan Angkasa Pura II sudah mulai menyiapkan Terminal 1B dengan terus mengamati data arus mudik Lebaran.
“Kami siap, kami terus mengamati data arus mudik itu, trennya itu di mana titik kritikalnya. Dan menurut kami (kenaikan penumpang) itu ditanggal 28, 29, dan 30 (April 2022),” terang Holik.
Sementara itu sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau para pemudik untuk berangkat lebih awal untuk menghindari puncak arus mudik Idul Fitri 1433 H yang diperkirakan pada 28, 29, dan 30 April 2022.
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TODAY TAGDalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews