Connect With Us

Kapasitas Parkir di Bandara Soekarno-Hatta Terbatas, Penjemput Diminta Tidak Datang Terlalu Cepat

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 5 Mei 2022 | 12:49

Memasuki puncak mudik Lebaran 2022, keberangkatan domestik di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta padat antrean calon penumpang, Kamis 28 April 2022. (@TangerangNews / Liputan6)

TANGERANGNEWS.com-Masyarakat diminta untuk mengatur waktu pada saat menjemput keluarga pasca mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Pasalnya, kapasitas parkir kendaraan di bandara tersebut terbatas.

"Kapasitas parkir terbatas. Imbauan kepada pengguna jasa Bandara Soekarno-Hatta agar mengatur waktu pada saat menjemput keluarga pasca mudik Lebaran tahun 2022," kata Kasat Lantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Bambang Askar Sodiq, Kamis 5 Mei 2022. 

Adapun kapasitas parkir kendaraan di Bandara Soekarno-Hatta hanya mampu menampung 5.919 kendaraan roda empat, dengan rincian 1.802 di terminal 1, 1.340 di terminal 2, dan 2.777 di terminal 3. 

Bambang menjelaskan, pengaturan waktu yang dimaksud adalah jangan terlalu cepat datang, karena bisa menyebabkan penumpukan atau kepadatan di areal parkir. 

"Jadi waktunya harus disesuaikan. Misalkan estimasi landing-nya pukul 14.00 WIB. Tidak perlu tiba di areal penjemputan parkir terlaku cepat. Paling tidak 5 menit sebelumnya, karena pasti waktu pengambilan bagasi di conveyor bagasi akan lama, mengingat lonjakan arus balik," terangnya.

 

Bambang juga mengingatkan bahwa area parkir Bandara Soekarno-Hatta sudah menggunakan sistem pembayaran elektronik.

"Pastikan saldo pembayaran elektronik Anda mencukupi," pesannya. 

Pihak Kepolisian memperkirakan puncak arus balik pengguna transportasi udara akan terjadi pada H+5, H+6, dan H+7 Lebaran 2022.

Sementara perkiraan penumpang dalam waktu puncak arus balik tersebut berjumlah 154.914 penumpang, 136.595 penumpang, dan 136.333 penumpang. 

"Secara psikologis, masyarakat yang akan berangkat mudik dan yang balik itu berbeda. Karena semangat mudik dan balik itu sangat jauh berbeda. Secara psikologis masyarakat yang balik akan emosi tinggi karena mereka letih, capek, duit habis, besok masuk kerja, dan jemputan lama," pungkas Bambang.

KOTA TANGERANG
Sering Bolos Ngantor, 19 PPPK Pemkot Tangerang Dipecat

Sering Bolos Ngantor, 19 PPPK Pemkot Tangerang Dipecat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:12

Pemerintah Kota Tangerang memperketat pembinaan dan pengawasan disiplin aparatur sipil negara (ASN), menyusul peningkatan laporan pelanggaran yang ditemukan di lingkungan pemerintahan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill