Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park
Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:20
GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
TANGERANGNEWS.com–Membeludaknya antrean penumpang internasional di gerbang imigrasi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang pada Minggu 15 Mei 2022 sore disebabkan adanya 12 penerbangan internasional yang mendarat secara berdekatan.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Imigrasi Bandara Soetta, Muhammad Tito Andrianto, menyikapi keluhan penumpang yang mengantre lama dan panjang di gate Imigrasi, seperti dilansir dari Tempo, Senin 16 Mei 2022.
“Mengakibatkan kepadatan pada antrean di area Imigrasi Terminal 3 Bandara Soetta,” kata Tito.
Ia menyebutkan, pihaknya sebagai langkah antisipasi juga sudah berkoordinasi dengan stakeholder terkait agar membuka opsi pembagian kedatangan internasional ke Terminal 2 apabila kapasitas Terminal 3 telah terpenuhi.
“Petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta telah bersiaga penuh saat terjadinya kepadatan antrean penumpang di area Imigrasi Terminal 3 Bandara,” terang Tito.
Kantor Imigrasi Kelas I Bandara, sambung dia, juga telah menyiagakan 534 petugas untuk mendukung kelancaran lalu lintas Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) selama Ramadan dan Libur Lebaran 2022.
Lebih lanjut Tito menerangkan, sebanyak 31 konter pemeriksaan sudah diaktifkan dengan perincian 14 konter pemeriksaan keberangkatan dan 17 konter pemeriksaan kedatangan.
GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
TODAY TAGKejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang kembali menetapkan satu tersangka baru dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi kegiatan pengoperasian pesawat udara di PT Angkasa Pura Kargo (PT APK).
Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews