Connect With Us

Fasilitas Mobil Balap Formula E Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 22 Mei 2022 | 14:25

Kargo fasilitas Formula E tiba di Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Kargo berisi fasilitas penunjang mobil balap Formula E tiba di Bandara Soekarno-Hatta dengan ditangani langsung PT Jasa Angkasa Semesta (JAS Airport Services), pada Minggu 22 Mei 2022.

"Jadi yang datang itu bukan mobil utuh, yang datang itu dalam bentuk pretelan," ujar Corporate Communication Manager JAS Airport Services Ageng Wibowo.

Kargo fasilitas mobil balap Formula E ini tiba melalui pesawat Qatar Cargo QR-8304 dengan rute Doha-Jakarta.

Ageng menyebut, hari ini perdana kedatangan fasilitas penunjang mobil balap, sehingga akan ada kedatangan kembali.

"Perdana mulai hari ini dan rencananya ada tiga hari," katanya.

Menurut Ageng, pihaknya hanya menangani pallet Kargo dari pesawat hingga ke dalam gudang Terminal Kargo. Sehingga tidak diketahui secara rinci isi dari pallet tersebut.

"Ada 39 pallet terkait Formula E. Kita hanya menghandel box palletnya 87.017 kilogram. Mungkin bukan mobil komplit, kan kita tidak bisa melihat isinya," pungkasnya.

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

BANTEN
Burnout Bukan Cuma Lelah Bekerja, Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Berdampak Lebih Serius

Burnout Bukan Cuma Lelah Bekerja, Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Berdampak Lebih Serius

Selasa, 7 Juli 2026 | 16:13

Rasa lelah setelah bekerja merupakan hal yang wajar. Namun, ketika seseorang merasa kehabisan energi, kehilangan semangat, hingga tidak mampu memulai pekerjaan meski sudah berada di depan meja kerja, kondisi tersebut bisa menjadi tanda burnout.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill