Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos
Senin, 27 Juli 2026 | 20:21
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura II (AP II) memperoleh penghargaan 'Local Creative Festival sebanyak 3800 produk UMKM di Bandar Udara' oleh Rekor Muri tepat bersamaan dengan perayaan hari jadi AP II yang ke-38.
Rekor Muri tersebut diserahkan di Plaza Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Sabtu, 13 Agustus 2022.
Direktur Komersial dan Pelayanan Angkasa Pura II, Mohammad Rizal Pahlevi mengatakan, pihaknya terus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk terus berinovasi agar dapat bersaing hingga manca negara.
Bahkan, pelaku UMKM disiapkan panggung untuk mengenalkan dan memasarkan produk mereka di Bandara Soetta tanpa dikenakan biaya alias gratis.
"Menggalakkan kembali ekosistem ekonomi yang ada, melibatkan seluruh UMKM produk lokal. Banyak yang premium butuh etalase, endorsment, memberikan kesempatan industri UMKM untuk hadir di airport, kami berikan cuma-cuma dengan membuat booth di Bandara Soekarno-Hatta, sebanyak 3.800 produk lokal kami sajikan," kata Rizal Pahlevi.
Booth produk UMKM tersebut lanjut Rizal dapat ditemui mulai 13-17 Agustus 2022 mendatang atau selama Travelin Fest berlangsung di Terminal 3 Bandara Soetta.
"Dengan (adanya etalase) untuk produk UMKM ini diharapkan perekonomian akan bangkit kembali," pungkasnya.
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TODAY TAGKantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap menggunakan barang subsidi meski sudah diperingatkan akan ditutup secara permanen.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews