Connect With Us

Parkir Inap Bandara Soekarno-Hatta Dipindah

| Selasa, 7 Agustus 2012 | 15:12

| Dibaca : 736

Lokasi parkir inap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta penuh. (tangerangnews / dira)


Reporter : Dira Derby

TANGERANG-Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II akan memindahkan tempat parkir mobil inap dari lokasi parkir yang ada di terminal saat ini. Hal itu dikatakan oleh Deputy Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta Bram Bharoto, Selasa (7/8/2012).

“Hal itu berkaitan dengan pelayanan. Sebab, kita ketahui, jika dalam kondisi tertentu jumlah kendaraan di bandara ini sudah sangat padat. Jadi nanti dipindah parker inap ke samping kartor Basarnas (di seberang kantor PT Angkasa Pura II). Selain itu, parker taksi juga dipindah ke tempat parkir damri. Damri tetap di situ, karena lokasinya cukup luas,” ujar Bram.

Sementara itu, General Manager Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Subagiyo mengatakan, soal calo setiap tahun masalah calo tiket dan taksi gelap selalu terjadi. Dirinya, telah mendapati permasalahan itu disebabkan karena mereka terkendala faktor ekonomi. “Ditambah mereka muncul karena ada internal airlines yang membantu. Coba deh perhatikan, hanya beberapa airlines saja yang seperti ini, coba semua pakai e-tiket,” katanya.

WISATA
Ada Enam Pulau Baru di Banten

Ada Enam Pulau Baru di Banten

Rabu, 24 Juni 2015 | 03:26

“Berdasarkan devinisi tersebut, maka enam pulau yang baru ditemukan masuk ke dalam kordinat Provinsi Banten,” katanya, Selasa (23/6)

KAB. TANGERANG
Mauk, Kemeri & Kronjo Tangerang Kekeringan

Mauk, Kemeri & Kronjo Tangerang Kekeringan

Senin, 3 Agustus 2015 | 20:24

TANGERANG-Kekeringan juga menimpa beberapa wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang, seperti Kecamatan Mauk, Kemeri, dan Kronjo. Senin, (3/8).

AYO! TANGERANG CERDAS
Begini kata Sekda Kota Tangerang Cegah Ospek Lebay

Begini kata Sekda Kota Tangerang Cegah Ospek Lebay

Senin, 27 Juli 2015 | 19:02

TANGERANG-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang menerjunkan tim untuk memantau kegiatan masa bimbingan siswa baru atau ospek tingkat SMP dan SMA. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya praktek bullying atau perpeloncoan.

"Ilmu yang tidak disertakan dengan amal itu namanya gila dan amal yang tidak disertai ilmu itu akan sia-sia."

Imam Al-Ghazali