Connect With Us

Menteri Agama Lepas Kloter Pertama Jamaah Haji Asal Banten

| Jumat, 21 September 2012 | 15:36

| Dibaca : 414

Calon Jamaah Haji Kota Tangerang ( / )

Reporter : Rangga A Zuliansyah
 
TANGERANG-Mentri Agama RI, Suryadharma Ali, Jumat (21/9), melepas keberangkatan 455 jemaah haji kloter pertama asal Banten dari embarkasi Jakarta yang akan diterbangkan langsung menuju Madinah. Proses keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini akan berlangsung hingga 25 Oktober mendatang, sedangkan untuk kepulangan jemaah haji dijadwalkan akan terjadi pada 25 November mendatang.
 
Dijelaskan Suryadharma Ali, penerbangan perdana tak hanya dilakukan di Jakarta Saja, tapi juga disejumlah embarkasih lain seperti Aceh, Medan, Batam, Padang, Balik Papan, Surabaya dan Makasar. " Dua maskapai penerbangan seperti Garuda dan Saudi Airlines akan melayani lebih dari dua ratus ribu jemaah haji Indonesia ke Mekah dan Madinah," jelasnya
 
Selain itu, ia juga meminta kepada jemaah haji untuk memahami kondisi darurat dalam menjalankan ibadah di tanah suci, khususnya pada puncak ritual haji di Mekkah." Karena itu tak ada jalan lain, yaitu harus meningkatkan kesabaran selama berada di tanah suci," katanya.
 
Suryadharma Ali mengatakan, pemerintah telah berupaya meningkatkan pelayanan bagi jemaah haji di Arab Saudi, terutama pondokan di Mekkah. Tapi untuk musim haji 2012 ini upaya mendekatkan pondokan dengan Masjidil Haram tak bisa dilakukan lagi seperti tahun lalu. Pasalnya, pondokan haji yang dulu berjarak 2,5 km dinilai terjauh kini tergolong paling dekat.
 
Hal ini sebagai konsekuensi dari dampak perluasan Masjidil Haram. Bangunan hotel terdekat sudah tak ada lagi karena dibongkar. Terkait dengan hal itu, ia minta jemaah haji untuk tidak merasa ragu mendatangi pusat kesehatan haji bila merasa tak sehat.
 
"Di sana pelayanan kesehatan beroperasi selama 24 jam. Menjaga kesehatan amat penting. Jangan sayang dengan uang untuk membeli buah-buahan dan makanan lain, hanya karena untuk membeli oleh-oleh," kata Menag.
 
Qomariah, 68, salah satu jamaah haji asal Ciledug, Kota Tangerang,  menyatakan siap menunaikan ibadah haji meski saat ini ia menggunakan kursi roda karena mengalami parah kaki dan punggung. "Saya siap walaupun kondisi saya seperti ini," terangnya.
 
Diketahui total jamaah calon haji yang akan diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia tahun ini mencapai 112.683 orang. Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar seluruh jamaah haji tersebut tergabung dalam 296 kelompok atau kloter dari 10 embarkasi. "Tahun ini, ada 112.683 jamaah yang akan diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari 296 kelompok," kata Emirsyah Satar.
 
Ia merincikan, embarkasi Banda Aceh sebanyak 3.984 jamaah atau 13 kloter, Medan sebanyak 8.324 jamaah atau 19 kloter, Padang sebanyak 7.504 jamaah atau 20 kloter, Pelambang terdiri dari 7.378 jamaah atau 21 kloter.

HIBURAN
Selama Puasa, SMS Tangerang Gelar Acara Ini

Selama Puasa, SMS Tangerang Gelar Acara Ini

Minggu, 14 Juni 2015 | 19:26

Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1436 H, Summarecon Mal Serpong (SMS) kembali menyajikan berbagai acara menarik bertajuk ‘Blissful Ramadhan’ yang diselenggarakan pada 12 Juni hingga 26 Juli 2015.

BISNIS
Matahari luncurkan  supermarket berkelas orang asing di Tangerang

Matahari luncurkan supermarket berkelas orang asing di Tangerang

Jumat, 26 Juni 2015 | 19:31

TANGERANG-PT Matahari Putra Prima Tbk meluncurkan supermarket berkelas atau lebih tepatnya mengarah kepada orang asing. Supermarket dengan segmen khusus bernama 'Foodmart Primo' yang dibuka mulai hari itu bertempat di Maxxbox Lippo Village, Karawaci, Ta

BANDARA
PT Angkasa Pura Mulai Pereteli 10 Bangkai Pesawat

PT Angkasa Pura Mulai Pereteli 10 Bangkai Pesawat

Selasa, 23 Juni 2015 | 20:31

"Kita musnahkan 10 pesawat dulu. Ini dilakukan setelah mendapat persetujuan dari kurator maskapai tersebut, yakni Batavia Air," terang Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi Selasa (16/6)

"Ilmu yang tidak disertakan dengan amal itu namanya gila dan amal yang tidak disertai ilmu itu akan sia-sia."

Imam Al-Ghazali