Connect With Us

Rano yakin Rencana pembentukan Provinsi Tangerang Raya akan Kandas

Rusli | Jumat, 2 Oktober 2015 | 09:47

| Dibaca : 17229

Rano Karno (Istimewa / TangerangNews)


TANGERANG RAYA- Rano Karno Gubernur Banten yakin pemekaran Tangerang Raya tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat.  Sebab,  untuk berpisah dari Banten butuh persyaratan yang panjang dan lengkap untuk melakukan pemekaran sebuah wilayah.

“Itu sulit terjadi (Pemekaran Tangerang Raya), karena untuk daerah otonomi baru (DOB) wilayah Cibaliung dan Cilangkahan saja hingga saat ini masih dalam kajian,” kata Rano lalu kepada wartawan.
“Mekanisme yang harus ditempuh untuk melakukan pemekaran itu panjang. Semua stakeholder paham itu tak mungkin terjadi ,” ungkapnya.

Rano menyebut sejumlah  wilayah, misalnya  Cilangkahan dan Cibaliung  yang hingga saat ini belum ditanggapi oleh Pemerintah Pusat untuk menjadi DOB. Padahal kedua wilayah tersebut sudah lama diajukan oleh Pemprov Banten.
 “Itulah realitas yang harus dihadapi,” tegasnya.

Terkait dengan pendapatan daerah (PAD) di wilayah Tangerang Raya yang cukup besar ke Provinsi Banten, Rano mengatakan, dengan adanya pembangunan jalan tol di wilayah Banten Selatan, maka PAD di wilayah tersebut mampu bersaing dengan Tangerang Raya.Kapolda dan Zaki

“Betul memang PAD dari Tangerang Raya besar, namun saya yakin wilayah Banten Selatan mampu bersaing dengan dibangunnya jalan tol Serang-Malingping. Tapi ukuran untuk pemekaran tidak hanya persoalan PAD, banyak faktor yang harus dipenuhi,” kata Rano.#Sikap Wali Kota Soal Usul Rano Karno #Ini Rasa Khawatir Bupati Tangerang soal Plat B Tangerang Jadi A

Ia menambahkan, wacana pemekaran di wilayah Tangerang sudah lama digulirkan. Namun, membutuhkan perhitungan yang matang untuk melakukan pemekaran tersebut. “Betul saya pernah menjadi Wakil Bupati di Tangerang dan membutuhkan perhitungan yang matang untuk melakukan pemekaran,” tegasnya.

Terkait dengan masuknya wilayah Tangerang Raya ke Polda Banten, dijelaskan Rano, hal itu merupakan kepentingan Polri untuk melakukan sinergitas koordinasi dalam memberikan pelayanan.

“Terkait dengan masuknya wilayah Tangerang Raya ke Polda Banten bukan kepentingan Pemprov Banten, dan kajian mengenai masuknya Tangerang Raya ke wilayah hukum Polda Banten sudah lama dilakukan oleh Polri,” katanya.

Bahkan, sambung Rano, Polri sudah meminta kepada Pemprov Banten untuk memberikan dukungan terkait rencana tersebut. Pemprov Banten tetap memiliki persiapan dengan masuknya Tangerang Raya ke wilayah hukum Polda Banten.

“Pemprov tidak memiliki kepentingan, namun jika Tangerang Raya masuk ke dalam wilayah hukum Polda Banten akan lebih bagus lagi,” imbuhnya.

Perlu diketahui, wacana pemisahan  kabupaten/kota di wilayah Tangerang Raya (Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan) kembali menguat. Dikabarkan sejumlah tokoh masyarakat setempat sudah mulai melakukan pertemuan antar lintas dan menyiapkan dua daerah pemekaran lagi sebagai  syarat pembentukan provinsi baru. #Polres Tangerang Dibawah Polda Banten    #Provinsi Tangerang Raya

HIBURAN
Ngabuburit Bareng 'Deadpool 2' Sukses Temani Muslimah Berbuka puasa

Ngabuburit Bareng 'Deadpool 2' Sukses Temani Muslimah Berbuka puasa

Sabtu, 19 Mei 2018 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Korry Elyana, 27, dan Khairunisa, 20, mimik wajahnya terlihat senang usai keluar dari studio 4 XXI TangCity Mall, Sabtu

AYO! TANGERANG CERDAS
Dicari, 200 Peserta Penerima Beasiswa Pelajari Produk Apple di BSD

Dicari, 200 Peserta Penerima Beasiswa Pelajari Produk Apple di BSD

Senin, 21 Mei 2018 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Pasca diresmikannya Apple Developer Academy di BSD Green Office Park, BSD City, Kota Tangsel oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada 7 Mei 2018 lalu,

TANGSEL
Patroli Balap Liar, Kapolsek Serpong Pastikan Wilayahnya Kondusif

Patroli Balap Liar, Kapolsek Serpong Pastikan Wilayahnya Kondusif

Sabtu, 26 Mei 2018 | 13:52

TANGERANGNEWS.com-Bulan Ramadan adalah bulan penuh keberkahan. Selama satu bulan penuh umat muslim dianjurkan untuk beribadah kepada Sang

TEKNO
Samsung Rilis Galaxy A8+ Edisi Spesial Avenger : Infinity War

Samsung Rilis Galaxy A8+ Edisi Spesial Avenger : Infinity War

Jumat, 27 April 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Samsung meluncurkan Samsung Galaxy A8 + Avengers Marvel Studio: Infinity War Special Edition dalam jumlah yang sangat terbatas, yaitu 500 barang koleksi. Smartphone ini hanya akan tersedia saat Avengers Marvel Studio: Infinity War

"Penderitaan terburuk dalam hidup bukanlah dengan kalah, kehilangan sesuatu maupun kemalangan yang menimpa, melainkan rasa takut akan sesuatu dan kemudian ketakutan itu tak pernah terlepas dari diri Anda."

Anonim